“ Iwan ndak takut hantu, Buk. Iwan takut miskin ” . Itulah kata – kata yang diucapkan oleh seorang Iwan Setyawan, ketika masa kecilnya. Hingga pada akhirnya pada saat ia sudah dewasa, Iwan menjadi orang yang sukses dan berhasil. Iwan Setyawan ( Ihsan Tarore ) lahir di Batu, Malang. Iwan merupakan satu – satunya anak laki – laki, karena ke empat saudaranya adalah perempuan. Keterbatasan ekonomi, membuat Iwan Setyawan menjadi pribadi yang sedikit malu ketika masa kecilnya. Penghasilan orang tua-nya yang berprofesi sebagai supir angkutan umum, harus dapat mencukupi kebutuhan lima orang anak. Iwan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk belajar dan terus belajar, hingga akhirnya ia bisa meneruskan kuliahnya di Institut Pertanian Bogor. Lulus dari IPB, ia mulai bekerja disebuah perusahaan bernama Nielsen. Kariernya pun semakin naik, sampai akhirnya Iwan Setyawan dapat melanjutkan kariernya di Nielsen Media Research, New York.