Langsung ke konten utama

Review : About Time (2013)



“I'm going to go into the bedroom and put on my new pajamas, and in a minute you can come in and take them off” – Mary.

Apa setiap orang bisa mengulang waktu? Mengulang dan memperbaiki masa lalu? Mungkin bisa, tapi kita tidak tahu bagaimana cara kembali ke masa lalu itu. Seorang pria bernama Tim (Domnhall Gleeson), bisa kembali kepada masa yang ia inginkan. Kemampuan ini tidak hanya dimiliki oleh Tim. Semua laki – laki di keluarganya memiliki kemampuan ini. Setelah Tim mengetahui kalau ia memiliki kemampuan ini, ia selalu kembali pada suatu masa sebelumnya untuk memperbaiki hal yang terjadi sekarang.  Tim yang jomblo karena tidak memiliki pasangan, akhirnya bertemu dengan seorang wanita bernama Mary (Rachel McAdams). Pertemuan yang cukup aneh diantara mereka berdua.  Pertemuan mereka terjadi melalui blind date. Tim tidak tahu bagaimana wajah Mary, begitupun juga dengan Mary tidak mengetahui wajah Tim. Karena ingin memperbaiki suatu keadaan, Tim akhirnya pergi lagi ke masa lalunya. Akankah Mary tetap mengenal sosok Tim, setelah Tim kembali ke masa lalunya?

About Time merupakan film terbaru arahan sutradara Love Actually; Richard Curtis. Richard Curtis memang ahlinya dalam film bergenre romantic - comedy seperti ini. Curtis membuat film itu begitu manis, mengambil potongan demi potongan adegan hingga menjadi gambaran utuh yang indah. Naskah yang ditulis sendiri oleh Curtis juga sangatlah manis. Jokes yang hadir dalam setiap adegan pun tidak menjadi garing, dan menimbulkan tawa dan senyuman untuk para penontonnya. Film ini tidak hanya menggambarkan hubungan antara pria dan wanita, tapi juga hubungan seorang ayah dengan anak laki – lakinya. Pesan yang bisa diambil dari film ini, bahwa ketika kembali ke masa lalu belum tentu seseorang bisa kembali dicintai oleh orang yang sama. Seharusnya kita bersyukur atas apa yang kita miliki dan atas apa yang terjadi dalam kehidupan kita.

Aktris peraih Breaktrough Female dalam MTV Movie Awards 2005  yang memerankan sosok Mary ini, memang ahli berakting dalam film bergenre sama seperti About Time ini. Aktingnya di About Time bisa dibilang oke, walaupun karakter Mary tidak begitu melekat dengan McAdams. Domnhall Gleeson yang sebelumnya pernah berperan sebagai Bill Weasley dalam Harry Potter and The Deathly Hallows Part 1 ini, memainkan dan terlihat “masuk” dengan karakter Tim. Tak perlu lagi meragukan kualitas akting dari Bill Nighy. Aktor yang rajin hadir di dua film Curtis sebelumnya ini, memang terampil dalam memaikan  peran ayah dari Tim. Nighy tau bagaimana mengaduk emosi penonton, dan larut kedalam karakter yang ia mainkan.  Selain dari akting dan naskahnya, soundtrack serta scoring dari film ini juga bagus.  So this movie is really recommended to watch. Kalau suka dengan Love Actually, pasti akan suka dengan film ini.

Cast : Domnhall Gleeson, Rachel McAdams, Bill Nighy
Director : Richard Curtis
Writer : Richard Curtis
Production Companies : Translux | Working Title Films

Rating :
3.5/5

Movie Still :































Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...