Langsung ke konten utama

Review : Hereafter (2010)


If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan. Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon, Cecile De France dan Byrce Dallas Howard. Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood. Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron, jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film.

Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan menceritakan tentang seorang pria bernama George Lonegan (Matt Damon), yang merupakan seorang karyawan pabrikan yang dapat berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah meninggal. Dan di sisi yang ke 2, tentang seorang jurnalis wanita asal perancis bernama Marie Lelay (Cecile De France) yang sempat berada di ambang kematian karena peristiwa tsunami yang dialaminya waktu ia berlibur dengan pasangannya. Yang terakhir dari sisi seorang anak pria berkebangsaan Inggris bernama Marcus yang harus kehilangan kembarannya bernama Jason karena sebuah peristiwa kecelakaan.

Hereafter saya bilang itu filmnya extraordinary, karena cerita yang diangkat oleh Clint Eastwood sang sutradara merupakan suatu cerita yang jarang sekali diangkat oleh sutradara - sutradara lainnya. Dari segi penyutradaraan sudah tidak perlu diragukan kembali, Clint Eastwood dengan baik membawa cerita dari awal hingga akhir film ini. Untuk efek memang keren dan semuanya terlihat begitu natural dan tidak dibuat - buat, makanya tidak salah kalau film ini sempat masuk dalam nominasi oscar ke 83 kemarin untuk kategori Best Achievement in Visual Effect. Untuk Matt Damon, mungkin saya bisa bilang dia bisa mendalami karakter George dengan baik. Tapi entah kenapa melihat Damon seperti ini, saya melihatnya aneh. Atau karena saya biasanya melihat dia akting di film yang berbau action dan adventure yang jauh berbeda dari film ini yah? Sudahlah lupakan saja. Untuk akting Cecile De France, saya bilang biasa saja tidak ada sesuatu yang spesial. Dan untuk duo kembar George McClaren dan Frankie McClaren sudah baik memerankan karatkternya sebagai si kembar Jason dan Marcus. Saya masih kesel kenapa endingnya cuma gitu doang, penyelesaiannya kurang. Tapi gak papa walaupun endingnya gitu, tapi secara keseluruhan film ini masih ok dan harus disaksikan. Happy Watching !!

Cast : Matt Damon, Cecile De France, Byrce Dallas Howard
Director : Clint Eastwood

Rating :
3.5/5

Movie Still :


























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...