Langsung ke konten utama

Review : The Town (2010)


Yang namanya persaudaraan atau brotherhood akan selalu bersama dan tidak akan dapat terpisahkan. Seperti di film ini yang digambarkan mereka selalu hidup bersama, mencuri bersama - sama dan bersenang - senang bersama. The Town adalah film terbaru yang dibintangi Ben Affleck yang dimana disini ia juga duduk, di kursi sutradara untuk film ini. Sebelum menyutradarai film ini, Ben sebelumnya pernah menyutradarai film Gone Baby Gone di tahun 2007. Selain Ben Affleck, film ini juga dibintangi oleh Jon Hamm, Rebecca Hall, Blake Lively, Jeremy Renner dan Chris Cooper.

Menceritakan tentang kawanan perampok yang beranggotakan Doug (Ben Affleck), Jem (Jeremy Renner), Glouansy (Slaine) dan Dez (Owen Burke). Mereka berasal dari sebuah kota di daerah Boston, yang begitu terkenal sebagai tempat berkembangnya kawanan perampok, Charlestown. Suatu kali mereka merampok sebuah bank menggunakan kostum dan topeng untuk menutup identitas mereka, mereka berhasil menggasak ratusan atau ribuan atau mungkin jutaan dollar. Selain berhasil merampok, mereka juga menyandera seorang karyawan bernama Claire Keesey (Rebecca Hall). Setelah itu pun Claire mereka lepaskan disuatu pantai yang sepi. Kelanjutannya pada suatu hari, salah satu dari anggota mereka yaitu James berhasil mendapatkan identity card milik Claire. Dan disaat itupun James memberikan id card milik Claire ke Doug, tidak mereka pernah sadari kalau ternyata Claire juga tinggal di Charlestown dan hanya berbeda 4 Blok dari tempat tinggal mereka. Mereka kemudian berusaha memutuskan untuk mengawasi Claire, agar Claire tidak menceritakan hal - hal apapun yang dapat menganggu keberadaan mereka. Doug mendekati Claire yang akhirnya malah membawa mereka dalam suatu hubungan percintaan. Dougpun masih melakukan aksi perampokan bersama kawan - kawannya. Namun polisi yang begitu kesal dan geram dengan aksi mereka, akhirnya berhasil memecahkan hubungan antara Doug dengan kawan - kawannya bahkan dengan Claire, wanita yang begitu dicintainya.

Melihat film ini mengingatkan saya akan aksi perampokan Joker di film The Dark Knight. Ben Affleck menurut saya berhasil banget untuk menjadi sutradara bahkan aktor di film ini. Awalnya mengetahui jika Blake Lively, menjadi salah satu jajaran cast di film ini saya begitu senang sekali. Saya mengharapkan ada sesuatu yang baru dari Blake, namun ternyata peran dan kualitas aktingnya tidak jauh berbeda dengan waktu ia memerankan Serena Van Der Woodsen di serial tv remaja Gossip Girl, cewek yang bitchy, bengal dan drug user. Tapi intinya film ini adalah film yang bagus, dan memiliki klimaks yang oke dan saya harapkan anda tidak melewatkan film yang satu ini. Happy Watching !!


Cast : Ben Affleck, Blake Lively, Rebecca Hall, Jeremy Renner, Chris Cooper, Jon Hamm
Director : Ben Affleck

Rating :
4/5

Movie Still :



































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Cars 2 (2011)

  Do not try the free pistachio ice cream! It done turn! - Mater . Setelah sukses ditahun lalu dengan Toy Story 3, tidak salahnya bagi Pixar Animation Studios untuk kembali membawa karyanya yang begitu juga disukai penonton; Cars. Kali ini dibuatlah sekuelnya berjudul Cars 2. Dari jajaran pengisi suaranya mungkin masih sama dengan yang pertama, yang terlihat berbeda mungkin di posisi sutradara. Untuk film pertamanya John Lasseter ditemani Joe Ranft. Sedangkan untuk film keduanya ini a.k.a sekuelnya, John Lasseter duduk di kursi sutradara bersama Brad Lewis. Dilihat trailernya film ini jauh lebih menarik daripada film pertamanya. Memang nyatanya film kedua ini lebih seru dan lot more action. Diceritakan tentang Lightning Mcqueen ( Owen Wilson ), yang sudah empat kali memenangkan Piston Cup diberikan tantangan oleh sebuah mobil formula asal Italia bernama Francesco Bernoulli ( John Turturro ), untuk dapat ikut kembali dalam kejuaraan World Grand Prix. Mcqueen mengiyakan dan begitu...