Langsung ke konten utama

Review : Katy Perry : Part Of Me (2012)



My goal when I’m playing shows, is just to make people smile – Katy Perry. Kathery Elisabeth Hudson atau yang lebih kita kenal dengan Katy Perry, akhirnya merilis film dokumenternya yang berjudul “Katy Perry : Part Of Me”. Part Of Me?, yang tidak fans dengan Katy hanya mengira kalau Part Of Me hanyalah judul dari satu single milik si cantik ini. Kita tidak hanya akan diajak untuk berkenalan kepribadiannya, tapi kita akan dibawa bagaimana keluarganya. Katy merupakan anak dari seorang pendeta dan selama masa kecilnya, ia hanya tumbuh dalam segala sesuatu yang berbau kristiani. Katy dimasa mudanya juga pernah menjadi artis rohani, namun kariernya tidak berjalan dengan baik. Katy sebelum dikenal dengan nama Katy Perry, ia sempat menggunakan nama Katy Hudson dan pernah mengeluarkan beberapa single bahkan sebuah album. Di dalam film ini kalian juga akan dibawa kedalam belakang layar dari The California Dreams Tour. The California Dreams Tour adalah tour pertama yang dilakukan Katy Perry, dan dilakukan secara nonstop selama setahun.  Tidak hanya konser, keluarga dan kariernya di bidang musik, dalam film ini pun kalian akan mengetahui, hubungan percintaan yang sempat dijalani Katy bersama komedian asal british; Rusell Brand.


Untuk film konser yang dibalut dengan dokumenter seperti ini bukanlah hal yang baru, sebelumnya pernah Jonas Brothers, Miley Cyrus dan Justin Bieber meluncurkan film dengan genre yang sama. Tapi untuk Part Of Me ada sesuatu yang menarik, yang ditawarkan oleh Katy Perry.  Tidak semua artis mau mengumbar hal pribadinya untuk dihadirkan dalam sebuah film dokumenter, tapi Katy melakukan itu. Film ini juga membuat kita mau bersemangat menjalani hidup. Di dalam film ini juga akan diperlihatkan kalau Katy tidak sombong akan statusnya sebagai penyanyi terkenal, ia mau berbaur dengan para penggemarnya dan baik  melayani penggemarnya.  Dan mungkin salah satu pesan yang bisa diambil lagi dalam film ini, dalam keadaan apapun, sedih ataupun bahagia biarlah kita tetap menjalankan aktivitas dengan baik dan tidak membawa perasaan yang kita alami kedalam aktivitas.
Karier Katy mungkin tidak lepas dari orang – orang yang mensupportnya,  termasuk sesama penyanyi, sebut saja  Adele, Lady Gaga, Jessie J dan teman dekatnya Rihanna yang juga mengangumi sosok Katy.

Untuk Soundtrack pastilah kita selalu akan mendengarkan lagu milik Katy Perry, mulai dari album pertama hingga kedua bahkan repackage. Jangan lupakan single “Wide Awake” , yang Katy buat secara spesial untuk film ini. Film ini juga telah memenangkan penghargaan dalam Teen Choice Awards, sebagai Choice Summer Movies – Comedy / Musical. Jadi secara keseluruhan, Katy Perry : Part Of Me, merupakan film yang menarik, inspiratif dan menyenangkan.

Cast : Katy Perry, Rusell Brand, Adam Marcello, Casey Hooper
Director : Dan Cutforth, Jane Lipsitz

Rating :
3/5

Movie Still :











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...