Langsung ke konten utama

Review : Never Let Me Go (2010)


It had never occurred to me that our lives, so closely interwoven, could unravel with such speed. If I'd known, maybe I'd have kept tighter hold of them -Kathy. Mungkin sudah banyak sekali film - film drama romantis, yang ceritanya dengan alur / ending yang gitu - gitu aja. Namun film ini saya kategorikan adalah film drama romantis yang memang jauh berbeda dari film - film yang sudah beredar sebelumnya. Never Let Me Go adalah sebuah film yang diangkat dari novel best seller yang ditulis oleh Kazuo Ishiguro, yang merupakan seorang novelis Inggris kelahiran Jepang. Never Let Me Go dibintangi oleh Carey Muliggan, Keira Knightley dan Andrew Garfield. Mungkin film ini menjadi ajang kangen saya dengan Keira yang terakhir kali membintangi The Duchess di tahun 2008. Dan untuk penyutradaraan film ini diarahkan oleh Mark Romanek yang juga pernah menyutradarai One Hour Photo yang dibintangi oleh Robin Williams.

Bercerita tentang tiga orang manusia yang telah bersahabat dan bersekolah bersama, Kathy (Carey Muliggan), Tommy (Andrew Garfield), Ruth (Keira Knightley). Kathy, Tommy dan Ruth sebenarnya bukan sosok manusia asli mereka adalah manusia yang lahir dari hasil kloningan orang lain, yang pada akhirnya mereka bertugas untuk dapat mendonorkan organ - organ mereka dari orang - orang yang telah melahirkan mereka / bisa dibilang mereka dilahirkan hanya untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Persahabatan mereka juga tidak selamanya be
rjalan dengan mulus, karena persahabatan yang telah dilalui mereka bersama harus terkontaminasi dengan kisah cinta segitiga diantara mereka. Meskipun mereka hanya kloningan, mereka juga begitu penasaran dengan hal - hal yang begitu lahiriah dapat dilakukan oleh manusia, seperti berhubungan intim misalnya.

Secara keseluruhan memang film ini saya akui bagus, dari segi penyutradaraan dan akting para pemain yang terlibat di film ini. Mungkin karena film ini berasal dari sebuah novel, jadi bahasa yang dihadirkan di film ini terasa begitu berat dan agak sedikit membuat saya mengantuk ketika menontonnya. Tapi keindahan panorama dan kecantikan Muliggan dan Knightley mengalahkan itu semua. Namun sayangnya diantara ketiga aktor ini, terasa tidak ada chemistry yang begitu kuat. Dan saya yakin Film ini akan membawa beberapa piala di Oscar nanti. Happy Watching !!

Cast : Carrey Muliggan, Andrew Garfield, Keira Knightley
Director : Mark Romanek

Rating :
4.5/5

Movie Still :




























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Cars 2 (2011)

  Do not try the free pistachio ice cream! It done turn! - Mater . Setelah sukses ditahun lalu dengan Toy Story 3, tidak salahnya bagi Pixar Animation Studios untuk kembali membawa karyanya yang begitu juga disukai penonton; Cars. Kali ini dibuatlah sekuelnya berjudul Cars 2. Dari jajaran pengisi suaranya mungkin masih sama dengan yang pertama, yang terlihat berbeda mungkin di posisi sutradara. Untuk film pertamanya John Lasseter ditemani Joe Ranft. Sedangkan untuk film keduanya ini a.k.a sekuelnya, John Lasseter duduk di kursi sutradara bersama Brad Lewis. Dilihat trailernya film ini jauh lebih menarik daripada film pertamanya. Memang nyatanya film kedua ini lebih seru dan lot more action. Diceritakan tentang Lightning Mcqueen ( Owen Wilson ), yang sudah empat kali memenangkan Piston Cup diberikan tantangan oleh sebuah mobil formula asal Italia bernama Francesco Bernoulli ( John Turturro ), untuk dapat ikut kembali dalam kejuaraan World Grand Prix. Mcqueen mengiyakan dan begitu...