Langsung ke konten utama

Review : Wonder Woman (2017)

"I am Diana, Princess of... " - Diana Prince

Marvel dan DC selalu jadi pembicaraan ketika mereka merilis film-film baru. Marvel selalu mendapatkan kritik positif di Rotten Tomatoes. Sayangnya, film-film DC yang disutradarai oleh Zack Synder selalu mendapatkan kritik pedas dan diluar sana banyak yang bilang kalau Marvel membayar Rotten Tomatoes. Nah, apakah film Wonder Woman yang disutradarai Patty Jenkins sama gak menariknya dengan film-film DC yang disutradarai Zack? Baca terus reviewnya ya.

Lewat film Wonder Woman ini, kita akan tau gimana masa kecil seorang Diana, ibu nya yang seorang ksatria dan kehidupannya di daerah Themyscira, Amazon. Penonton juga akan diceritakan bagaimana pertemuannya dengan Steve Trevor dan keinginannya untuk mandiri dan meninggalkan daerah yang telah membesarkannya. Akankah Diana menemukan apa yang ia cari? Langsung aja tonton Wonder Woman di bioskop kesayangan kamu.

I really love this movie. Baru kali ini kayaknya nonton film superhero perempuan yang keren dan badass banget. Film Wonder Woman buat gue beda dengan beberapa film superhero DC lainnya. Soalnya, lewat film ini kalian bakalan tau kisah cinta sampai dia itu keturunan siapa. Gue sih gak ngerasahin kejenuhan pas nonton film ini, guys. Beda pas gue nonton Batman Vs Superman / Superman Returns. Ngantuk dan kerasa capek.

Plotnya Wonder Woman mengalir banget dari awal sampai akhir dan para pemain / cast di film ini begitu fit dengan perannya masing-masing. Gal Gadot gak cuma cantik tapi aktingnya sebagai seorang Wonder Woman tuh oke banget. Oh iya, buat para cewek-cewek siap-siap mata kalian dipenuhi kebahagiaan karena Chris Pine tampil naked di salah satu scene. Kehadiran aktor Ewen Bremner juga baru gue sadari saat film ini mau selesai, guys. Kayak tiba-tiba mikir, "Eh itu kan si Spud nya T2 : Trainspotting.". Asli dia keren banget sampe gue gak ngenalin sama sekali.

Penghargaan terbesar buat film ini akan gue berikan buat Patty Jenkins. Karena Patty bisa menghadirkan shot-shot yang luar biasa dan visual effect yang nggak berlebihan. Satu lagi untuk Elena Anaya, deh. Ia sangat berhasil sebagai seorang villain dan sempat membuat gue takut waktu menyaksikan film ini. Overall, Wonder Woman film yang menghibur dan sepertinya sayang kalau dilewatkan. Salah satu film terbaik di musim panas 2017.


Cast  : Gal Gadot, Chris Pine, Robin Wright, David Thewlis
Director : Patty Jenkins
Writer :  Alan Heinberg, Zack Snyder, Jason Fuchs, William Moulton Marston
Production Companies : Atlas Entertainment, Cruel & Unusual Films, DC Entertainment, Dune Entertainment, Tencent Pictures, Wanda Pictures, Warner Bros.

Rating :
4/5

Movie Still :













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...