Langsung ke konten utama

Review : The Shack (2017)

"When you focus on pain, you lose sight of me. " - Papa

Kadang kita suka nanya sama Tuhan, "kenapa sih engkau lakukan ini padaku?". Mungkin aja Tuhan punya jalan terbaik untuk kita atau ada luka yang selama ini mungkin belum hilang. Ini mungkin pesan yang akan diangkat dalam film The Shack yang dibintangi Sam Worthington. Ini bukan spoiler, lho. Karena luka yang dialami Sam bisa apa saja dan kamu tidak tau apa yang terjadi dalam kehidupannya. The Shack sendiri diangkat dari novel berjudul sama karya William P . Young.

Mack bisa dibilang orang yang takut akan Tuhan / Bapa sejak kecil. Dia rajin ke gereja dan membawa keluarganya untuk selalu takut tunduk dan patuh akan Bapa di surga. Suatu kali, saat Kate, Joss, Missy dan Mack pergi untuk berlibur, suatu hal terjadi menimpa keluarga ini. Apa yang sebenernya terjadi? Sampai-sampai Mack kehilangan kepercayaan terhadap Tuhan nya sendiri.

Film drama dengan balutan rohani yang luar biasa. Semua orang pasti pernah merasakan menjadi Mack termasuk gue. Gue jadi ngerasa kalau memang apapun masalah yang gue hadapin selama ini, pergumulan yang gue alami, dan musibah yang terjadi itu karena ujian dari Tuhan. Seberapa besar kuat iman gue sama dia dan sebagaimana gue menjadikan dia sebagai tempat pelarian gue. Semua akan indah pada waktunya. Secara akting, Sam Worthwington terlihat dewasa di film ini. Ia sangat menunjukan karakter kuat sebagai seorang ayah. Selain itu, Octavia Spencer yang berperan sebagai papa di film ini, berakting sangat baik dan menujukan kelemah lembutan dari hati seorang Bapa. Untuk yang lain, gue bilang aktingnya biasa aja dan nggak terlalu spesial.

Oh iya, di film ini juga ada penggunaan efek spesial dan semuanya terlihat sangat smooth dan gak terlihat seperti efek spesial. Untuk cerita, mungkin ada beberapa yang kurang mengena / menurut gue kurang sesuai dengan ajaran agama yang gue anut saat ini. Overall, film ini menghibur dan penuh pesan yang baik untuk kehidupan semua orang dan gak hanya yang beragama Kristiani.

Film ini sepertinya akan ditayangkan XXI, karena gue sempat melihat posternya dipajang di salah satu XXI di daerah Tangerang.

Cast  : Sam Worthington, Octavia Spencer, Tim McGraw, Radha Mitchell
Director : Stuart Hazeldine
Writer :  John Fusco, Andrew Lanham, Destin Daniel Cretton, William P. Young, Wayne Jacobsen, Brad Cummings.
Production Companies : Netter Productions, Summit Entertainment

Rating :
3/5

Movie Still :




















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...