Langsung ke konten utama

Review : Smurfs : The Lost Village (2017)

"Two days ago, i saw someone who like us.." - Smurfette

Smurfs are back. Yes, karakter-karakter biru menggemaskan ciptaan Peyo ini hadir lagi di layar lebar dengan Smurfs : The Lost Village! Smurfs kali ini sedikit berbeda dari dua film yang sudah pernah tayang sebelumnya. Kali ini, Smurfs : The Lost Village hadir dalam format full animasi. Pengisi suara Smurfette juga beda, lho. Untuk Smurfs : The Lost Village, suara Smurfette diisi sama Demi Lovato. Selain beberapa hal tersebut, yang bikin Smurfs : The Lost Village berbeda adalah kerjasama mereka dengan salah satu restoran cepat saji untuk menciptakan menu-menu makanan yang menarik. Oke balik lagi ke filmnya.

Smurfs : The Lost Village sebenernya dari segi cerita gak jauh beda dengan film Smurfs yang lain. Masih fokus menceritakan Gargamel, penyihir jahat yang ingin menangkap kawanan Smurfs untuk menambah kekuatan sihirnya. Terus, ada Smurfette (Demi Lovato), Smurfs ciptaan Gargamel yang akhirnya tinggal di desa Smurf. Smurfette beda dengan Smurf lain yang ada di desa Smurfs karena dia salah satu Smurfs paling cantik. Tapi bedanya, Smurfs : The Lost Village juga menceritakan tentang penemuan desa baru di daerah terlarang yang ternyata dihuni beberapa makhluk asing yang belum pernah mereka temui sebelumnya. Smurfette yang bertemu secara langsung sangat yakin kalau yang ditemuinya itu Smurf juga. Smurfette begitu penasaran dengan desa yang hilang itu. Sampai-sampai Clumsy (Jack McBrayer), Hefty (Joe Manganiello) dan Brainy (Danny Pudi) pun tertarik kesana.

Cerita yang menarik dan animasi yang menggemaskan ternyata tidak begitu menolong untuk Smurfs : The Lost Village. Komedi yang terlalu garing makin menguatkan kalau film animasi ini tidak cocok untuk orang-orang dewasa seperti saya. Film ini memang lebih cocok untuk anak-anak yang sangat membutuhkan visual yang menarik, komedi yang seadanya, dan soundtrack yang catchy. Soundtrack berjudul "I'm A Lady" yang dinyanyikan Meghan Trainor sangat pas dengan tema film ini yang sangat terasa kuat sisi feminis nya. Overall, buat kalian yang ingin mengajak keponakan / anak untuk nonton ke bioskop, film ini bisa dijadikan pilihan.

Cast  :  Ariel Winter, Michelle Rodriguez, Joe Manganiello
Director : Kelly Asbury
Writer :  Stacey Harman, Pamela Ribon
Production Companies : Columbia Pictures, Kerner Entertainment Company, LStar Capital

Rating :
2.5/5







Movie Still :











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...