Langsung ke konten utama

Review : Fast & Furious 8 (2017)

"I will beat you like a Cherokee drum. " - Hobbs

Saya excited banget buat Fast & Furious 8 atau yang lebih dikenal dengan The Fate of The Furious. Lewat trailernya film yang dikenal dengan aksi kebut-kebutannya ini menghadirkan pertunjukan yang spektakuler dan beda dari film Fast & Furious yang lain. Sayangnya, Paul Walker tidak hadir lagi di film kali ini karena kecelakaan yang menimpanya beberapa tahun lalu. Walaupun begitu film ini tetap seru dan tegang. Oh iya, khusus film ini saya bela-belain buat beli tiket presale untuk bisa menyaksikannya dalam format IMAX. Saya berharap dengan IMAX saya bisa menikmati film ini dengan maksimal. Tapi bagaimana hasil akhirnya? Yuk, dibaca terus sampai selesai!

Plot film ini simple banget. Dom Toretto (Vin Diesel) dan Letty (Michelle Rodriguez) yang sedang berbulan madu di Cuba tiba-tiba harus terganggu dengan kehadiran Cipher (Charlize Theron). Cipher menginginkan Dom Toretto meninggalkan Letty, teman-temannya dan bekerja dengan dia. Dom Torretto dan crew nya yang baru saja menjalankan misi di Rusia memilih untuk berkhianat dan bekerja untuk si cantik Cipher. Akankah Dom Toretto kembali memilih teman-temannya? Atau mungkin pertanyaan yang tepat, "apa yang sebenarnya membuat Dom tunduk dan patuh dengan semua perintah dari Cipher?" Mendengar kedua pertanyaan ini pastinya akan membuat kalian & penasaran untuk segera menyaksikan film ini di bioskop kesayangan kamu. FYI aja, nih. Dari dana sebesar 250 juta dollar Amerika, Fate of The Furious / Fast & Furious 8 udah ngantongin dana sebesar Rp 119, 3 M dari 5 hari penayangannya di Indonesia. Gokil!

Film ini menghibur banget sih buat saya. Secara plot, rasanya memang gak jauh berbeda dari film Fast & Furious yang lain tapi akting para aktor & aktris yang terlibat cukup menghibur kita sebagai penonton. Vin Diesel & Michelle Rodriguez secara chemistry emang kuat banget, sih. Keliatan banget pas mereka tatap-tatapan di salah satu scene. Ludacris, Dwayne Johnson, Nathalie Emmanuel, Scott Eastwood, Tyrese Gibson bahkan Jason Statham juga kelihatan oke dipasangkan dalam satu geng. Walaupun di seri sebelumnya karakter yang dimainkan Jason harus bermusuhan dengan geng ini. Mr. Nobody yang diperankan Kurt Rusell juga balik lagi, lho. Karakter Mr. Nobody sudah begitu melekat dengan Kurt. Mau tau gak yang paling oke di film ini siapa? Charlize Theron. Charlize begitu memukau penampilannya sebagai Cipher, wanita cantik yang menggunakan keahliannya dalam dunia cyber untuk kejahatan. Kalian harus liat penampilannya. F. Gary Gray yang sebelumnya menyutradarai The Italian Job berhasil mengeksekusi The Fate of The Furoious dengan baik. Sayang cinematography yang dihadirkan Gary tidak didukung dengan visual 3D yang maksimal. Jadi, buat kalian yang mau nonton film ini, pilih aja versi 2D atau mungkin 4DX.

Cast  : Vin Diesel, Michelle Rodriguez, Jason Statham, Charlize Theron, Dwayne Johnson
Director : F. Gary Gray
Writer :  Chris Morgan, Gary Scott Thompson
Production Companies : Universal Pictures, One Race Films, Original Film

Rating :
3.5/5

Movie Still :











Komentar

  1. Yang membuat gak sampai 4 atau 4,5 untuk film ini apa Tan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secara plot Fate of The Furious ini gak jauh beda sama Fast & Furious yng ada sebelumnya.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...