Langsung ke konten utama

Review : A Copy of My Mind (2016)

"Kalau cita-cita gue sih pengen banget punya home theater" - Sari

Siapa yang tidak mengenal Joko Anwar? Sutradara satu ini selalu menghadirkan film yang unik dan beda dari sutradara kebanyakan di Indonesia. Kali ini, Joko Anwar menyutradarai sebuah film bergenre romance, A Copy of My Mind. Film yang mengambil latar belakang pemilihan presiden di tahun 2014 - 2015 lalu ini, dibintangi oleh Chicco Jerikho, Tara Basro, Ario Bayu, Paul Agusta dan masih banyak lagi.

Cerita film ini sangatlah simpel. Sari (Tara Basro), seorang petugas facial di sebuah salon yang sangat suka menonton film. Setiap pulang bekerja, Sari mengunjungi kios DVD, membeli DVD, dan kemudian menontonnya di kamar kos. Suatu ketika, subtitle dari  DVD yang dibelinya memiliki kualitas yang jelek. Keesokannya dia kembali mengunjungi kios DVD tempat ia sering membeli DVD. Disaat itu juga Sari bertemu dengan sang pembuat subtitle DVD, Alek (Chicco Jerikho). Pertemuan pertama antara Alek dan Sari ternyata membawa mereka pada sebuah rasa bernama cinta. Akankah hubungan mereka berjalan dengan baik? Saksikan A Copy of My Mind di bioskop kesayanganmu.

Saya sangat jatuh cinta dengan film bang Joko Anwar yang satu ini! Bang Joko benar-benar mematahkan gambaran film Indonesia bergenre romantis yang sering mewarnai perfilman kita. Kisah romansa antara Alek dan Sari benar-benar tulus, mirip dengan kebanyakan pasangan dewasa di Jakarta, dan adegan kissing yang hadir di film ini bukan sekedar pemanis saja. Adegan kissing di A Copy of My Mind ini malah menggambarkan kekuatan hubungan Alek dan Sari. Untuk akting Chicco Jerikho, Tara Basro, dan beberapa pemain film ini sepertinya tidak usah dibicarakan lagi. Mereka tahu bagaimana berakting dengan semestinya. Chemistry antara Chicco Jerikho dan Tara Basro perlu diacungi jempol. Tara dan Chicco benar-benar terlihat seperti sepasang kekasih di film ini. Bang Joko sebagai sutradara pun tau yang dia inginkan untuk film ini. Jadi, sepertinya untuk penyutradaraan bang Joko untuk film ini tidak usah dikomentari lagi. Yang mungkin terasa kurang itu ending dari film A Copy of My Mind ini. Menurut saya, endingnya masih bisa dibuat lebih manis lagi. Overall, film yang sudah pernah tayang di Toronto International Film Festival, Venice Film Festival dan Busan International Film Festival ini bagus dan saya sarankan untuk kamu tidak melewatkannya. 

Cast : Tara Basro, Chicco Jerikho. Ario Bayu, Maera Panigoro,  Paul Agusta, Ronny Paulus Tjandra
Director : Joko Anwar
Writer : Joko Anwar
Production Companies : Lo - Fi Flicks, CJ Entertainment  

Rating : 
4/5

Movie Still :


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...