Langsung ke konten utama

Review : The Bourne Legacy (2012)




Jason Bourne was just the tip of the iceberg. – Byer. Kesuksesan trilogi sebelumnya, membuat akhirnya The Bourne franchise dilanjutkan pembuatannya. Paul Greengrass yang selama ini berada dibelakang layar The Bourne Trilogy, memutuskan untuk mundur untuk proyek film ini. Disaat itu pula Matt Damon sang Jason Bourne, melakukan hal yang sama. Untuk itu Tony Gilroy, penulis naskah untuk ketiga film sebelumnya yang akhirnya menggantikan Paul. Dan untuk main actornya di film ini adalah Jeremy Renner, yang di tahun ini lebih dikenal sebagai Hawkeye dalam The Avengers.  Mungkin yang membuat bingung adalah, film ini menggunakan judul Bourne tapi malah ceritanya berfokus kepada tokoh lain yang sama sekali tidak ada nama Bourne-nya.  Selain kehadiran Renner, film ini juga menampilkan Edward Norton dan si cantik Rachel Weisz.

Film yang merupakan spin off ini bercerita tentang Aaron Cross (Jeremy Renner), yang merupakan seorang anggota militer yang kemudian diikutkan kedalam sebuah program bernama Outcome.  Mungkin di film sebelum – sebelumnya yang dibintangi Damon, anda lebih mengenal program Treadstone dan Blackbriar. Outcome adalah sebuah program, yang mana menggunakan obat – obatan untuk dapat meningkatkan kekuatan dan kecerdasan dari anggota percobaannya. Blackbriar diketahui, akhirnya CIA beserta Outcome merasa kebingungan, bagaimana caranya agar programnya ini tidak diketahui.  Untuk itu mereka memilih cara untuk menghabisi nyawa semua orang yang memiliki keterlibatan dalam program ini. Aaron Cross mungkin berhasil lari dari penyerbuan terhadap dirinya, tapi bagaimana dengan dirinya yang masih memiliki ketergantungan akan obat tersebut?

Edward Norton  di film ini memerankan karakter Eric Byer, yaitu pemimpin dari Outcome. Penampilannya di The Bourne Legacy tidak begitu banyak, hanya ada dalam beberapa scene. Saya tidak bisa menilai bagaimana aktingnya dalam film ini, karena menurut apa yang saya lihat kehadirannya dalam film ini biasa saja. Untuk Rachel Weisz sendiri, ia memerankan Marta Shearing. Marta adalah dokter,  dimana tugasnya menangani para anggota yang terlibat dalam program uji coba yang dilakukan Outcome. Penampilannya sebagai Marta Shearing saya bilang oke. Weisz dengan baik bisa menggambarkan rasa ketakutannya, ketika ia juga dikejar – kejar untuk dihabiskan nyawanya.

Jujur saya belum pernah menyaksikan trilogi bourne, tapi ketika menyaksikan film ini saya masih bisa mengikutinya. Alur dalam film ini memang awalnya terasa begitu lambat, tapi makin lama semakin naik hingga akhir, namun ketika di ending serasa dipotong begitu saja. The best scene, so far waktu lagi kejar – kejaran di Filipina. Film ini menggunakan setting yang sama ketika The Bourne Ultimatum terjadi, jangan anda bingung kalau ada beberapa scene yang masih menghadirkan karakter Jason Bourne atau tokoh yang pernah hadir di film sebelumnya.  Jadi menurut penilaian saya, The Bourne Legacy  film action dengan alur lambat tapi mengasikkan begitu di akhir.  

Cast : Jeremy Renner, Edward Norton, Rachel Weisz
Director : Tony Gilroy

Rating :

3/5

Movie Still :































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...