Langsung ke konten utama

Review : Lovely Man (2012)

       "Ini kan untuk kamu" - Ipuy. Belum pernah membayangkan sebelumnya jika seorang pria transgender, memiliki seorang anak dan pernah menikah. Hal ini lah yang terjadi terhadap Saiful (Donny Damara) atau yang ketika malam dipanggil sebagai Ipuy. Ipuy adalah seorang waria, yang tiap malamnya ia mencari rejeki dengan memuaskan nafsu para lelaki hidung belang. Suatu hari anak perempuannya bernama Cahaya (Raihaanun) datang dari kampong ke kota untuk menemuinnya. Sudah 15 tahun Saiful tidak menemui Cahaya, sampai akhirnya sekarang Cahaya sudah lulus SMA. Cahaya berniat datang ke kota hanya ingin bertemu sang ayah, tapi hanya itukah yang dibawanya? Atau mungkin ada derita lain yang ia pendam dan ingin ia ceritakan ke Saiful, sang bapak?

     Memang tema yang sangat berbeda dari beberapa film Indonesia lain yang sudah tayang / beredar di bioskop – bioskop sebelumnya. Tahun lalu kalau tidak salah film ini sempat tayang di Q  film festival secara terbatas, banyak pujian yang terlontar dan membuat saya begitu tertarik untuk dapat menyaksikan film ini. Dan bersyukur akhirnya film ini tayang secara wide. Jujur secara keseluruhan film ini sangat menarik dari cerita, pendirecting-an yang dilakukan Teddy Soeriaatmadja. Chemistry diantara Donny dan Raihannun terbangun dengan baik, terlihat seperti seorang anak dan bapak yang benar – benar sudah hidup bersama dalam waktu lama.

      Yang harus diberikan applause adalah penampilan Donny Damara di film ini. Donny terlihat begitu total dalam memerankan karakternya kali ini. Ia tidak terlihat kaku, memerankan seorang waria yang berjalan kesana – kemari menggunakan high heels. Dan karena perannya ini pula, ia mendapatkan penghargaan sebagai Best Actor di Asian Film Awards. Film Lovely Man ini, juga tayang di beberapa festival film di beberapa negara. Film seperti ini lah yang membuat saya bangga, karena tidak hanya film kacrut dan pocong-pocongan saja yang dimiliki Indonesia. Tetapi banyak juga beberapa film berkualitas yang membawa nama Indonesia.

        Film yang berdurasi sekitar 75 menit ini, dibintangi bukan hanya oleh Donny Damara dan Raihaanun tapi juga ada Asrul Dahlan, Ari Syarif dan Yayu Unru. Film ini adalah film terbaru dari Teddy Soeriaatmadja, yang sebelumnya di tahun 2009 ia menyutradarai Ruma Maida. Dan dari saya film Lovely Man ini, menjadi film Indonesia terbaru yang sangat recommended. Kekurangan film ini mungkin durasinya yang terlalu cepat dan penonton masih ingin menyaksikan pertemuan Saiful dan Cahaya.  

Cast : Donny Damara, Raihaanun, Asrul Dahlan
Director : Teddy Soeriaatmadja

Rating :
3.5/5

Movie Still :




























 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...