Langsung ke konten utama

Review : 21 Jump Street (2012)


Hey Korean Jesus.- Schmidt. Mendengar 21 Jump Street rasanya tidak begitu asing bagi yang lahir di tahun 80an. Ditahun 1987 sampai tahun 1991 ada sebuah serial berjudul 21 Jump Street, yang berkisah tentang aksi penyamaran dan  dilakukan oleh beberapa orang dari kepolisian. Johnny Depp aktor yang tidak diragukan kualitas aktingnya di Hollywood ini, memerankan karakter Officer Tom Hanson. Kini di tahun 2012 hadirlah film yang memiliki judul sama namun bukan lagi Johnny Depp yang hadir di film ini, tapi 2 aktor masa kini dan menjadi pujaan banyak orang ; Channing Tatum dan Jonah Hill.  Dikisahkan ada dua orang anak SMA bernama Morton Schmidt (Jonah Hill) dan Greg Jenko (Channing Tatum). Schmidt selalu menjadi bahan ejekan Jenko selama masa SMA, namun terjadi perubahan ketika 7 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali.  Mereka sama – sama masuk kedalam akademi kepolisian, disitu mereka masing – masing menyadari kekurangan mereka dan berusaha untuk saling mendukung satu sama lain. Dan berhasillah mereka lulus dari sekolah kepolisian, tapi apa yang mereka harapkan ternyata berbeda. Jenko dan Schmidt hanya menjadi ‘polisi taman’, namun keberhasilan mereka melakukan sesuatu membawa Jenko dan Schmidt naik jabatan. Mereka ditugaskan pergi ke 21 Jump Street, disana Jenko beserta dengan Schmidt diberi tugas penyamaran sebagai siswa SMA. Di SMA tempat mereka ditugaskan, terdapat penyebaran narkoba yang telah memakan 1 korban jiwa. Berhasilkah Schmidt dan Jenko melakukan misi mereka untuk 21 Jump Street?

Ketika mengetahui film ini memiliki rating begitu bagus di Rotten Tomatoes, saya langsung semangat untuk menyaksikannya. Jarang sekali film bergenre seperti ini yang memiliki rating diatas. Dari awal hingga akhir film ini, anda akan dibawa tertawa terbahak – bahak. Apalagi ketika mereka sedang giting / nge-fly, ekspresi Tatum dan Hill yang sebagi Jenko dan Schmidt begitu lucu dan membuat saya tidak dapat menahan tawa. Cerita mudah untuk diikuti, tidak ada yang membuat anda akan berpikir, ini adegan apa? gimana?.  Kehadiran sang ‘cameo’ membuat saya tidak menyangka, karena kehadirannya menjelang film ini berakhir membuat orang yang sangat fans serial tvnya pasti begitu senang. Mungkin dari kalimat sebelumnya, anda sudah mengetahui siapa cameo yang saya maksud. Saya menyarankan untuk orang tua atau orang yang sudah cukup dewasa, untuk tidak mengajak adik- adiknya yang  masih kecil karena banyak kata kasar dalam dialognya.  Akting Tatum saya rasa biasa saja, gak ada yang terlalu istimewa sama dengan beberapa film yang ia bintangi. Berbeda dengan Hill yang saya bilang bisa memerankan karakternya, sebagai Schmidt dengan baik.

Tidak hanya Hill dan Tatum yang menjadi cast untuk film ini, hadir pula Ice Cube juga Jake M. Johnson. Jake mungkin lebih dikenal sebagai Nick di serial tv New Girl . Sutradaranya adalah duo Phil Lord dengan Chris Miller. Mereka berdua sebelumnya menyutradarai film animasi Cloudy with a Chance of Meatballs, yang begitu berwarna dan menjadi salah satu film animasi favorit saya.

Cast : Channing Tatum, Jonah Hill, Dave Franco, Ice Cube
Director : Phil Lord, Chris Miller

Rating :
3.5/5 

Movie Still :

























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...