Langsung ke konten utama

Review : Drive (2011)


Hey kid, you want a toothpick? - Driver. Melihat sebuah film berjudul Drive, pasti beberapa orang akan mengharapkan aksi kebut - kebutan ala The Fast And The Furious, yang didalamnya terdapat wanita - wanita seksi dan taruhan uang. Tapi ternyata dugaan beberapa orang mungkin akan salah terhadap film yang dibintangi oleh Ryan Gosling ini. Diceritakan tentang seorang pria yang berprofesi sebagai seorang stunt driver untuk film, yang kemudian melakukan kontrak untuk menjadi seorang pengemudi nascar dan malah membawanya kedalam sebuah peristiwa yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Penonton tidak hanya akan melihat bagaimana aksi seorang Ryan Gosling dibelakang kemudi, namun akan disajikan pula bagaimana timbulnya benih - benih cinta antara Driver dengan Irene yang diperankan oleh Carey Mulligan. Irene sebenarnya, seorang wanita yang merupakan tetangga dari Driver di apartemen. Irene telah memiliki seorang anak dan suaminya terjerat kasus dan menekam di balik jeruji besi.

Drive tidak hanya dibintangi Gosling dan Mulligan, film ini pun turut menyertakan Albert Brooks, Oscar Isaac, Christina Hendricks dan Ron Perlman. Untuk yang menangani penyutradaraannya adalah Nicolas Winding Refn, yang sebelumnya menyutradarai Valhalla Rising di tahun 2009 dan Bronson bersama Tom Hardy di tahun 2008.

Film ini sukses membuat saya tidak pernah membayangkan jika filmnya akan gokil, never expected lah pokoknya. Unsur drama dan actionnya pun saya rasa sudah pas, penggambaran kisahnya sudah berjalan baik. Namun sayangnya alur yang begitu lambat, menimbulkan kejenuhan di saya ketika menyaksikan film ini. Akting Gosling memang tidak perlu diragukan kembali, setiap film yang ia bintangi di tahun ini selalu terlihat baik. Begitupun dengan Mulligan yang mampu mengimbangi, kualitas akting dari seorang Ryan Gosling. Chemistry diantara mereka pun, terbangun dengan baik. Soundtrack dari film ini bener - bener enak banget, setiap lagu yang ditaruh di setiap scene oleh sang penata musik terasa begitu menyatu. Musik yang dihadirkan pun terdengar sangat electronic dan berbau tahun 80an. Belum pernah saya menyaksikan film - film arahan Nicolas sebelumnya, tapi menurut saya Drive adalah representasi dari karya - karyanya. Kamera bergerak begitu cepat ketiga ada adegan gory atau adegan action. Dan penilaian dari saya jika Nicolas telah mendirect film ini dengan baik. Intinya Drive adalah sebuah film yang tidak hanya ada actionnya tapi juga ada drama serta gory-nya.

Cast : Ryan Gosling, Carey Mulligan, Ron Perlman
Director : Nicolas Winding Refn

Rating :
3.5/5

Movie Still :
























Komentar

  1. Duh, jadi pengen beli kasetnya nich abis ini... Monggo mampir dimari gan... :)


    http://moviereviewandpreview.blogspot.com/2011/12/review-thor-2011.html

    BalasHapus
  2. Gan, udah ane follow ya blog ente, monggo follow baliknya jika berkenan... Thx...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...