Langsung ke konten utama

Event : Opening Night INAFFF 2011 (Indonesia International Fantastic Film Festival)


Indonesia International Fantastic Film Festival kembali lagi. Ini tahun kelima,
festival film ini diadakan. Di setiap tahunnya INAFFF akan membawa film - film bergenre Horror, Thriller, Sci-fi dan Fantasy. Kemarin Jumat, 11 November 2011 diadakan Opening Night dari INAFFF. Dan dalam Opening Night dibuka dengan speech dari Mbak Trisiska Putri selaku Festival Manager dari INAFFF tahun ini. Panitia pun membagikan beberapa hadiah dari para sponsor. Pada saat speech, Mba Trisiska pun mengucapkan ia terima kasih atas kehadiran sigilahorror yang jauh - jauh dari Bali untuk dapat hadir di INAFFF. Sigilahorror adalah satu dari 15 Blogger yang mendapatkan kesempatan hadir di Opening dan Closing, yang mana salah satunya adalah saya. Setelah Mba Trisiska Putri speech sekarang giliran Festival Directornya yang speech, Sly (Rusli Eddy). Sly diawal speech merasa cukup gugup, padahal kata dirinya ini tahun ke - 5 ia speech di depan para viewers opening night. Ia berterima kasih kepada para sponsor, orang - orang dari embassy dan media partner.


Seperti biasa Sly mengenalkan film yang akan kita saksikan dan kebetulan untuk openingnya adalah Immortals. Immortals adalah film karya Tarsem Singh yang juga pernah menyutradarai The Cell dan The Fall. The Fall juga sempat menjadi bagian dari festival film ini ditahun 2007, yang pada saat itu INAFFF masih bernama Screamfest Indo. Selesai Sly speech, saatnya untuk menyaksikan filmnya. Sebelum film dimulai ada 3 buah trailer film Indonesia yang pastinya sudah ditunggu - tunggu. Ada trailer onimbus Hi5teria yang salah satu sutradaranya Upi Avianto, terus ada trailer Modus Anomali karya Joko Anwar dan diakhiri trailer terbaru dari The Raid karya Gareth Evans, yang juga akan menjadi Closing film di INAFFF  tahun ini.


Opening Night INAFFF juga dihadiri oleh beberapa artis / public figure diantaranya : Joko Anwar, Alex Abbad, Rio Dewanto, Vera Lasut, Gareth Evans, Iko Uwais, Joe Taslim, Upi Avianto, Affandi Abdul Rachman dan Marissa Anita.

Ayo saksikan film - film bergenre thriller, horror, sci-fi dan fantasy hanya di INAFFF. Di tahun ini ada beberapa film yang sudah dipastikan terbaik, karena mendapatkan penghargaan di beberapa film festival. Sebut saja Hobo With A Shotgun, Kill List, The Yellow Sea dan masih banyak lagi.

Thanks untuk INAFFF yang telah memberikan kesempatan untuk saya dapat hadir di Opening dan Closing INAFFF tahun ini.

It is time to screammmmmmmmmmmmm...

*Photo courtesy : BolehCinema

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...