Langsung ke konten utama

Review : Harry Potter and The Deathly Hallows part 2 (2011)


How dare you stand where he stood! - Harry Potter .Akhirnya bisa menikmati part terakhir dari Harry Potter Saga. Setelah sebelumnya pesimis part terakhir ini akan tayang karena masalah pajak, akhirnya film ini pun tayang juga. Di part ke 2 dari Harry Potter and The Deathly Hallows ini, diceritakan bagaimana Harry (Daniel Radcliffe), Ron (Rupert Grint) dan Hermione (Emma Watson) secara bersama - sama mencari dan menghancurkan sisa Hocrux, yang nantinya dapat melemahkan kekuatan dari Lord Voldemort. Voldemort telah berhasil mengambil Elder Wand milik Albus Dumbledore, namun akankan ia berhasil menangkap / bahkan membunuh Harry Potter?

Saya begitu menyukai part terakhir dari Harry Potter and The Deathly Hallows ini, karena menurut saya ceritanya yang begitu simple namun ditambah dengan unsur - unsur adventure yang tidak akan didapatkan di bagian pertamanya. Visual Efek di film kedua ini begitu menonjol dan sangat memukau, akting dari para pemainnya pun sudah mulai terasa klop. Memang sayangnya chemistry diantara Ron dengan Hermione serta Ginny dan Potter yang terlibat kisah percintaan tidak begitu terlihat baik. Untuk soundtrack, Alexandre Desplat saya bilang perfect, ia membawa kita dalam setiap scene dengan alunan music orchestra yang membuat hati ini begitu merasakan apa yang sedang terjadi dalam scene tersebut. Salute untuk David Yates, dari film terakhir Harry Potter ini memang bisa dilihat bahwa Yates-lah yang terbaik untuk menjadi sutradara untuk beberapa film Harry Potter, setelah sebelumnya ada Chris Columbus, Mike Newell dan Alfonso Cuaron.

Part terakhir ini masih dibintangi Daniel Radcliffe sebagai Harry Potter, Emma Watson dan Rupert Grint sebagai Hermione Granger dan Ron Weasley. Beberapa nama lainnya yang masih mendukung film ini ada Ralph Fiennes, Alan Rickman, Tom Felton, Evanna Lynch, Helena Bonham carter dan Bonnie Wright.
Jujur menurut saya jika anda mengaku sebagai fans dari Harry Potter ini, jangan lewatkan bagian terakhir ini. Karena dari bagian terakhir inilah anda akan merasakan bagaimana persahabatan dan kebersamaan antara warga sekolah Hogwarts School, yang mungkin tidak anda akan dapatkan di film - film sebelumnya. Saran dari saya dan beberapa orang diluar sana, untuk tidak menyaksikan film ini dalam format 3 Dimensi. Karena banyak yang bilang jika format 3Dnya tidak terlalu terasa. Tapi semua itu terserah anda mau menyaksikannya dalam format 3D / 2D.

Cast : Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint, Bonnie Wright
Director : David Yates

Rating :
4.5/5

Movie Still :






















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...