Langsung ke konten utama

Review : Red Riding Hood (2011)


I'll do anything to be with you. - Valerie. Siapa yang masih ingat dengan dongeng gadis berkerudung merah? Pasti tidak ada yang pernah lupa akan dongeng tersebut. Kali ini cerita tentang gadis berkerudung merah tersebut, diangkat ke layar lebar di bawah naungan rumah produksi Warner Bros Pictures. Filmnya berjudul Red Riding Hood. Red Riding Hood dibintangi oleh Amanda Seyfried, Lukas Haas,Billy Burke dan Gary Oldman. Untuk yang bertugas menyutradarai film ini adalah Catherine Hardwicke, yang sebelumnya sukses menyutradarai seri pertama Twilight Saga.

Desa kecil Daggerhorn suatu hari berubah menjadi mengerikan, ditemukan seorang mayat wanita terbunuh akibat gigitan serigala. Sebelumnya desa ini telah dikutuk oleh adanya teror serigala yang haus akan darah. Mayat yang meninggal itu ternyata adalah saudara perempuan Valerie (Amanda Seyfried) bernama Lucie (Alexandra Maillot). Sejak saat itu rakyat Daggerhorn berusaha untuk bersembunyi, supaya tidak terbunuh oleh serigala yang buas tersebut.

Valerie begitu sayang terhadap sang kakak, ia merasa kehilangan atas kepergiannya. Diluar masalah ini, Valerie memiliki masalah percintaan yang begitu sulit untuk ia selesaikan. Valerie begitu jatuh cinta dengan seorang pemotong kayu bernama Peter (Shiloh Fernandez), namun di sisi yang lain ia telah dijodohkan oleh kedua orang tuanya untuk dapat menikah dengan anak dari Adrian (Michael Shanks) bernama Henry (Max Irons). Namun siapakah yang Valerie akan pilih, Henry / Peter?

Lanjut, untuk menghentikan teror dari serigala tersebut, Adrian, Henry, Peter dan Cesaire (Billy Burke) mencari keberadaan serigala tersebut, dan mereka juga berniat untuk membunuhnya. Namun sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, Adrian ayah dari Henry harus meninggal akibat gigitan buas serigala tersebut. Setelah itu hadirlah Father Solomon (Gary Oldman), yang terkenal sebagai seorang pemburu serigala termasyur untuk menelisik kasus yang terjadi di desa ini. Menurut Father Solomon, bahwa serigala yang menyerang itu bukanlah seekor serigala biasa tapi seekor serigala jadi - jadian / werewolf.

Secara keseluruhan Red Riding Hood adalah film yang saya nilai parah. Parah dari segi cerita dan segi penyutradaraan. Untuk ceritanya bisa dibilang terlalu cheesy/ bisa dibilang standar. Sebenarnya cerita dari film ini masih bisa dikembangkan, yang pada akhirnya bisa menjadi tontonan yang menarik. Penyutradaraannya pun saya bilang tidak jauh berbeda, dengan apa yang dilakukan oleh Catherine dengan seri pertama Twilight, mulai dari angle pengambilan gambar dan tone warna. Untuk akting, Amanda Seyfried terlihat biasa saja, tidak ada yang menarik dengan aktingnya di film ini. Saya berharap dengan adanya Gary Oldman, akan merubah penilaian saya terhadap film ini, namun ternyata tidak tuh. Sebenarnya Oldman sudah berakting dengan baik, namun ia seperti terbatasi/terkekang dengan naskah yang ada. Oh iya kelebihan film ini adalah twistnya yang cukup lumayan membuat saya kaget. Bagi yang suka cerita menye - menye ala twilight silakan nonton film ini, namun jika tidak suka acuhkan saja film ini.


Cast : Amanda Seyfried, Gary Oldman, Max Irons, Shiloh Fernandez, Lukas Haas
Director : Catherine Hadwicke

Rating :
1.5/5

Movie Still :

























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...