Langsung ke konten utama

Review : Source Code (2011)


What would you do if you knew you only had one minute to live? - Colter Stevens. Apa yang terjadi jika anda berada di dunia yang berbeda selama 8 menit? Bingung? mungkin itulah yang ada di pikiran anda. Dan itulah juga yang berada di pikiran seorang Kapt. Colter Stevens dalam sebuah film berjudul Source Code. Source Code adalah sebuah film bergenre sci-fi arahan Duncan Jones, yang sebelumnya sukses dengan MOON.
Film ini dibintangi oleh Jake Gyllenhall, Michelle Monaghan, Vera Farmiga dan Jeffrey Wright.

Kapt. Colter Stevens (Jake Gyllenhall) tiba-tiba ia terbangun dengan keadaan ia disebuah kereta, yang didepannya terdapat seorang wanita yang memanggilnya Sean. Ia merasa bingung, karena ia merasa asing dengan kereta tersebut dan dengan wanita yang memanggilnya Sean. Kebingungan tersebut akhirnya terjawab, Kapt. Colter Stevens berada di sebuah kapsul bernama Source Code. Dan Kapt. Colter Stevens berada di bawah pimpinan seorang wanita bernama Colleen Goodwin (Vera Farmiga). Dan menjawab kebingungan Colter, Goodwin menjelaskan jika pada hari itu terjadi peledakan bom di sebuah kereta api yang banyak merenggut jiwa. Setelah itu pula, Goodwin menyuruh Colter untuk kembali ke dunia Source Code dan mencari siapakah yang menjadi otak/pelaku dari peledakan bom tersebut. Selain itu pertanyaan lain dari Colter pun terjawab, ternyata wanita yang bersamanya tersebut adalah Christina Warren (Michelle Monaghan), kekasih dari Sean Fentress. Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Colter menemukan dalang dari pengeboman kereta tersebut?

Source Code bisa dikatakan sebagai penolong untuk para movie freaks di masa kekosongan film summer movies, di Indonesia. Bisa dikatakan Source Code adalah film yang begitu menarik dari awal film ini mulai hingga akhirnya. Tapi entah kenapa saya tidak menemukan feel yang begitu excited untuk film ini, tidak seperti orang lain banyak yang sebelumnya telah menyaksikan. Akting Gyllenhall terlihat begitu baik, begitu juga dengan Michelle Monaghan. Dan chemistry diantara mereka berdua pun, terlihat terbangun dengan baik. Untuk Vera Farmiga tidak ada yang perlu diragukan kembali. Ia terlihat begitu totalitas dalam memainkan setiap peran, termasuk di film ini. Jujur saya belum lihat film Duncan Jones sebelumnya, namun boleh dikatakan penyutradaraannya di film ini keren banget, ia bisa membawa cerita dengan baik sejak awal film ini mulai. Ada beberapa orang yang bilang film ini sulit untuk diikuti, layaknya menonton Inception. Tapi menurut saya tidak ada yang sulit kok, terlewat sedikit pun, saya rasa anda masih tetap mengerti alur ceritanya.


Cast : Jake Gyllenhall, Michelle Monaghan, Vera Farmiga
Director : Duncan Jones

Rating :
4/5

Movie Still :





































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...