Langsung ke konten utama

Review : The Green Hornet (2011)


It's not dying that you need be afraid of, it's never having lived in the first place. - Britt Reid. The Green Hornet sebenernya bukan sesuatu yang baru dari dunia perfilman Hollywood, sebelumnya sudah ada 2 film yang menceritakan tentang superhero ini. The Green Hornet secara keseluruhan sebenernya diangkat dari serial radio di tahun 1930an. Di versi film terbarunya ini dibintangi oleh Seth Rogen, Jay Chou, Christopher Waltz dan Cameron Diaz. Dan yang menjadi sutradara untuk film ini adalah Michel Gondry, sutradara asal perancis yang sebelumnya menyutradarai film Be Kind Rewind dan Eternal Sunshine Of The Spotless Mind.

Setelah kematian sang ayah Britt Reid (Seth Rogen) merasakan ada sesuatu yang beda, bukan karena kehilangan sosok sang ayah tapi kehilangan akan cita rasa kopi yang biasanya tersaji di pagi hari. Ia mencari siapa yang sebenarnya biasanya membuatkannya kopi dan terjawab sudah yang membuatnya adalah montir sang ayah bernama Kato (Jay Chou). Setelah berbicara banyak dengan Kato, Britt ingin sekali bersama Kato membuat pahlawan pembasmi kejahatan yang akhirnya dikenal sebagai The Green Hornet. Setelah aksi pertamanya, The Green Hornet selalu menjadi pembicaraan dan terutama menjadi cover untuk The Daily Sentinel, perusahaan koran milik Britt. Keseringannya The Green Hornet menjadi pembicaraan dan headline di berbagai berita membuat Chudnofsky (Christopher Waltz), seorang penjahat yang telah berkuasa lama ingin mengetahui dan membunuh The Green Hornet dan partnernya.

Sebuah film action comedy yang cukup menghibur. Seth Rogen di film ini terlihat begitu gokil dan kadang - kadang terlihat bodoh ketika mendalami perannya sebagai Britt Reid yang begitu awam sebenarnya dengan Martial Art. Jay Chou pun terlihat begitu keren untuk film ini, ia dapat menggambarkan karakter Kato yang jago apapun yang berbau mechanical dan martial art dengan baik. Dan sepertinya film ini jadi pembuka yang baik untuk dirinya memulai karier aktingnya di Hollywood. Oh iya jangan lupakan Kato Vision, yang sudah banyak sekali dibicarakan orang dan memang saya akui part ini itu keren banget. Untuk Christopher Waltz tidak ada perlu ada lagi yang dikomentari, dia terlihat dengan sempurna menggambarkan karakter Chudnofsky yang bengal dan jahat. Dan untuk Cameron Diaz, entah kenapa di film ini ia terlihat biasa saja. Gondry dengan baik menyutradarai film ini, walaupun sebenarnya ini pengalaman pertamanya menyutradarai film bergenre action comedy seperti ini. Overall, film ini lumayan bagus dan cocok anda saksikan di waktu anda penat/stress dengan rutinitas yang ada. Happy Watching !!

Cast : Seth Rogen, Jay Chou, Cameron Diaz, Christopher Waltz
Director : Michel Gondry

Rating :
3.5/5

Movie Still :
























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Surat Dari Praha (2016)

" Jangankan ngikhlasin apa yang terjadi, memaafkan diri sendiri saja anda nggak bisa.. " - Larasati

Review : Hereafter (2010)

If you are afraid about being on your own, don't be. You are not. - George Lonegan . Berkomunikasi dengan kematian / orang yang telah mati merupakan sesuatu yang mungkin hanya dimiliki oleh sebagian orang yang memang memiliki talenta seperti itu. Tapi apakah mereka merasa nyaman atau merasa terganggu dengan sesuatu yang dimilikinya tersebut? Mungkin anda bisa menanyakan hal tersebut kepada George Lonegan yang mulai terganggu dengan hal tersebut. Hereafter adalah sebuah film bergenre drama fantasy yang dibintangi oleh Matt Damon , Cecile De France dan Byrce Dallas Howard . Untuk yang menyutradarai mungkin sudah begitu dikenal sekali, karena sang sutradara sudah senior dalam industri perfilman Hollywood yaitu Clint Eastwood . Dan yang menjadi executive producernya adalah James Cameron , jadi anda bisa bayangkan apa yang terjadi dalam film ini kalau dua sutradara senior bekerjasama dalam suatu proyek film. Film ini menceritakan dari 3 sisi yang berbeda. Dari sisi pertama akan mencer...

Review : Don't Be Afraid Of The Dark (2011)

Just because you keep denying it, does not mean it's not happening!- Kim . Rumah tua kadang identik dengan sesuatu yang menyeramkan, apalagi jika rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Banyak orang langsung beranggapan jika rumah itu sudah dihuni oleh mahluk astral yang bisa atau bahkan tidak bisa dilihat oleh mata. Tapi apa jadinya kalau memang dari sejak awal rumah itu berdiri sudah ada sosok yang menyeramkan, yang buat orang - orang begitu takut melihatnya. Di Blackwood Manor seorang pelukis bernama Lord Blackwood ( Garry Mcdonald ) membunuh penjaga rumahnya ( Edwina Ritchard ), untuk diambil sejumlah giginya. Sudah banyak gigi yang ia ambil yang mana sebenernya bukan untuk dirinya, tapi untuk diberikan kepada sosok - sosok misterius di bawah tanah yang telah menculik anaknya. Setelah diberikan, ternyata sosok misterius itu tidak menginginkannya, nyawa dari Mr. Blackwoodpun yang mereka inginkan. Dimasa sekarang, hadir seorang anak perempuan bernama Sally Hurst ( Bailee Mad...