Langsung ke konten utama

Review : Lottery Ticket (2010)


Show the ticket, get the money. Lottery Ticket adalah film yang dibintangi oleh Bow Wow atau dikenal dengan Lil Bow Wow. Beberapa orang mungkin mengenalnya hanya sebagai rapper, namun ada beberapa film yang berhasil mengangkat namanya seperti Like Mike (2002) dan part ke-3 The Fast and The Furious :Tokyo Drift (2006). Selain Bow Wow, film ini juga dibintangi oleh Brandon T. Jackson ( Tooth Fairy, Percy Jackson and The Lightning Thief), Loretta Devine (Dreamgirls, Crash) dan tentunya Ice Cube (Are We There Yet?, XXX2 : The Next Level) yang juga berperan sebagai executive producer di film ini. Film ini disutradarai oleh Erik White, yang baru pertama kali menyutradarai feauture film.

Bercerita dimana disuatu weekend semua orang sedang pergi ke grocery store dan beberapa tempat lainnya, untuk membeli tiket lotere. Kevin Carson (Bow Wow), yang tinggal bersama dengan sang nenek disuruh membelikan lotere sesuai dengan nomor yang telah dipilih dan dianggap si nenek sebagai nomor keberuntungan. Kevin berjanji kepada sang nenek, bahwa ia akan membelikan tiket tersebut setelah ia pulang bekerja. Kevin bekerja di sebuah toko sneakers terkenal, namun ada suatu kejadian yang membuat ia terpaksa harus dipecat dari pekerjaannya, dimana Lorenzo (Gbenga Akignabe) tetangganya yang baru keluar dari penjara bersama dua kawannya datang ke tempat sneakers Kevin bekerja, kemudian ia meminta beberapa sepatu namun tidak membayar dan beralih kepada manajer toko bahwa sepatu - sepatu tersebut adalah hadiah dari Kevin, namun ternyata Kevin mengatakan tidak dan akhirnya ia dipecat seketika. Setelah itu Kevin datang mengunjungi temannya, Stacie (Naturi Naughton) di tempat bekerjanya). Dari tempat kerja Stacie, Kevin memperoleh sebuah fortune cookies yang berisi nomor - nomor keberuntungan yang akhirnya kevin membawa uang $370 juta dollar.

Tadinya melihat trailer film ini saya tertarik sekali, karena hadirnya kembali Bow Wow sebagai lead actor dan berharap ini adalah film black comedy drama ala Beauty Shop (Queen Latifah), namun ternyata ini adalah film drama yang mau membangun emosi penonton namun tidak sampai puncaknya, comedynya pun terkesan standar di film ini. Selain itu menurut saya film ini tidak cocok disaksikan oleh remaja dibawah umur 18 tahun, karena film ini banyak mengandung adegan kekerasan dan seksual.. woohoo..

Cast: Bow Wow, Brandon T.Jackson, Loretta Devine, Ice Cube
Director : Erik White

Rating :
2.5 / 5

Movie Still:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...