Langsung ke konten utama

Review : The Secret Life Of Pets (2016)

"Look Max I'm your friend, OK, and as your friend Ive got to be honest with you I don't care about you or your problems!" - Chloe

Sekarang saatnya kamu lupakan Gru, Minion dan kawan-kawan. Kini Illumination Entertainment hadir dengan film yang berisi kawanan hewan lucu yang suka bertingkah ketika sang majikan tidak ada di rumah, The Secret Life of Pets.

Oh iya, sebelum ngomongin filmnya secara detail, kita ngomongin short movie-nya Minion (Mower Minions) dulu, yuk! Terakhir kali Minion hadir di layar lebar tahun 2015. Sudah hampir satu tahun kita tidak bertemu dengan makhluk-makhluk imut pencinta buah pisang ini. Kali ini makhluk ciptaan Pierre Coffin tampil lebih imut dan menggemaskan. Mower Minions singkatnya bercerita tentang Minions yang ingin membeli blender dari sebuah acara televisi dan mereka bekerja memberishkan kebun tetangga untuk membelinya. Minions tetaplah minions. Mereka terlalu imut untuk dikomentari dan rasanya penonton film animasi pun merasa terobati rasa kangennya setelah melihat mereka kembali di layar lebar.

Lanjut ngobrolin The Secret Life of Pets, yuk! Film animasi yang sudah dinanti-nantikan sejak tahun lalu ini akhirnya hadir di Indonesia. Dari trailernya saja sudah terlihat film ini "sangat" Illumination Entertainment; menggemaskan. The Secret Life of Pets mengisahkan tentang dua ekor anjing peliharaan - Max (Louis C.K) & Duke (Eric Stonestreet) - yang harus tersesat dan bertemu dengan kawanan binatang-binatang peliharaan terbuang. Akankah Max & Duke bertahan dengan mereka atau memilih untuk kabur dan bertemu dengan kawan lama mereka?
Dari segi cerita, The Secret Life of Pets sebenernya biasa saja. Cerita sangat ringan dan kita pun sebagai penonton masih bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Tapi, kelucuan Gidget, Max dan Snowball akan membuatmu melupakan plot cerita film ini. Intinya, The Secret Life Of Pets adalah film animasi yang ringan dan sangat pas ditonton untuk kamu saat sedang stress.


Cast (Voice) : Louis C.K, Eric Stonestreet, Kevin Hart, Ellie Kemper
Director : Yarrow Cheney, Chris Renaud
Writer : Cinco Paul, Ken Daurio & Brian Lynch
Production Companies : Illumination Entertainment, Fuji Television Network, Dentsu

Rating :
3/5

Movie Still :











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...