Langsung ke konten utama

Review : How To Train Your Dragon 2 (2014)



And with Vikings on the backs of dragons, the world just got a whole lot bigger.”- Hiccup


Tidak terasa lima tahun sudah Hiccup (Jay Baruchel) dan Toothless menyatukan para viking dan naga di pulau Berk. Kini pulau Berk pun diisi dengan tawa riang para viking dalam lomba balapan naga. Hiccup dan Toothless selalu bersama untuk berpetualang dan menemukan hal - hal baru yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Petualangannya kini mengajak Hiccup dan Toothless untuk masuk kedalam peperangan antara dua sosok misterius, Naga Liar (Cate Blanchett) dan Pengendara Naga (Djimon Hounsou). Mereka pun selalu bersatu untuk menyelesaikan masalah yang ada didepan mereka.

Awalnya tidak tertarik dengan sekuel dari film How To Train Your Dragon yang disutradarai Dane DeBlois ini. Tapi ternyata filmnya jauh lebih menarik, lebih thrilling, dan lebih fun. Film animasi terbaik yang saya saksikan pada tahun 2014. Setiap shot dihadirkan Dane dengan begitu indah. Kita pun diajak Dane untuk seakan - akan berpetualang dan menunganggi seekor naga. How To Train Your Dragon 2 menurut saya akan jauh lebih menarik kalau disaksikan dalam format 4DX. Sayangnya saya hanya menyaksikannya dalam format 2D. Jadi saya tidak bisa berkomentar banyak mengenai efek 3 dimensi di film ini. Scoring? Bagus kok! John Powell knows how to deliver good music for this movie before.

Naskah yang ditulis langsung oleh Dane DeBlois pun bagaikan nasi rames komplit. Ada rasa asam, manis, dan pedasnya. Unsur drama pun sangat terasa kuat di sekuelnya kali ini. Pertemuan dan perpisahan menjadi hal yang ingin diangkat oleh unsur dramanya. Penasaran apa maksudnya?! Nonton film - nya di bioskop sekarang juga. Jay Baruchel, Gerard Butler, Jonah Hill, America Ferrera dan pengisi suara lainnya, seperti sudah mendalami karakter / tokoh yang mereka alih suarakan. Bayangkan saja, seorang Pengendara Naga, ternyata diisi suara oleh seorang Djimon Hounsou. Saya pun tidak kepikiran kalau Djimon yang mengisi suara karakter tersebut. Selain Ferrera, ada juga 2 aktris hollywood yang mengisi suara di film ini; Cate Blanchett dan Kristen Wiig. Sepertinya cukup untuk membahas keseluruhan aspek yang ada film How To Train Your Dragon 2. Saya berharap Dane akan meneruskan kisah petualangan Hiccup bareng Toothless dan akan membuatnya menjadi trilogi. Karena kalau dilihat dari endingnya, akan ada kemungkinan kisah film ini untuk dilanjutkan. Pesan yang begitu kuat yang ingin disampaikan oleh film ini : tidak semuanya dapat kita raih dengan mudah, kita harus berusaha dan berdoa untuk mendapatkannya

Voices : Jay Baruchel, Gerard Butler, Cate Blanchett, Kristen Wigg, Djimon Hounsou
Director : Dane DeBlois
Writer : Dane DeBlois
Production Companies : DreamWorks Animation | Mad Hatter Entertainment

Rating :
4/5


Movie Still : 
























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...