Langsung ke konten utama

Review : Prometheus (2012)


Big things have small beginnings. - David. Keyakinan kadang membawa kita, untuk dapat dekat lagi dengan sosok yang kita percayai tersebut. Berbagai cara pasti kita lakukan demi mencari kebenaran.Sutradara dan sekaligus Produser Ridley Scott akan membawa kita kedalam petualangan yang tidak akan pernah dibayangkan sebelumnya, akan sebuah kepercayaan yang hanya dipercayai beberapa orang. Diceritakan sebuah team pilihan Peter Weyland (Guy Pearce) yang begitu berkompeten di dalam bidang mereka masing - masing di pekerjakan, Weyland ingin mengetahui bagaimana manusia itu bisa tercipta.

Dari segi cerita memang begitu menarik dan tidak terlepas dari keberhasilan Scott menyutradarai Alien di tahun 1979.Tapi kalau film ini dihubungkan dengan film Alien dan dikatakan prequelnya? sebaiknya untuk anda mencari jawabannya sendiri, karena ketika mengikuti alur film ini sendiri ada petualangan berbeda yang sangat thrilling. Saya pun yang belum menyaksikan film Alien, dapat mengikuti film ini dengan tenang - tenang saja sekaligus saya melepaskan "berita" kalau ini prequel Alien.

Scott membuka film ini dengan pemandangan yang begitu indah dan terasa begitu memanjakan mata. Film ini memang di shot menggunakan kamera 3D, jadi setiap adegan begitu terasa real dan sangat indah. Kalau mengharapkan ada yang popping out, mungkin anda tidak usah menonton film ini dalam format 3D. Music scoring dari Marc Streintefeld membawa kita manjadi semakin hanyut dalam setiap scene yang ada.

Jajaran cast dalam film ini juga menjadi nilai plus. Noomi Rapace, Fassbender, Guy Pearce dan Theron pun bisa membawa karakter dalam ini menjadi lebih hidup.Dan Theron saya rasa begitu, terasa beruntung bisa main di 2 film besar di Summer. Beberapa review, mengatakan perannya sebagai Ravenna di Snow White and The Huntsman patut diberi 2 jempol, tapi di film ini pun saya rasanya aktingnya begitu baik dan terlihat sebagai sosok pemimpin yang tegas sekali. 

Ketika menyaksikan film ini saya begitu sebal dengan karakter David, Android milik Weyland begitu menyebalkan atas apa yang ia lakukan dalam film ini. Banyak adegan yang mungkin terasa gore / berdarah - darah, kalau anda yang tidak kuat akan darah sebaiknya tidak menyaksikan film ini. Karena kalau anda takut dengan darah atau yang terasa gore, sama aja masuk ke dalam ruang ketakutan anda sendiri. Secara keseluruhan Promotheus adalah Summer Movies yang bagus dan sangat worth to watch, apalagi kalau disaksikan dalam format 3 dimensi.Dan harusnya saya berterima kasih kepada Sir Ridley Scott, karena saya sudah lama menantikan film seperti ini. Masih penasaran yah film ini prequel atau bukan?

Cast : Noomi Rapace, Michael Fassbender, Idris Elba, Charlize Theron
Director : Ridley Scott

Rating :
4/5

Movie Stilll :






















Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...