Langsung ke konten utama

Review : [REC]³ Génesis (2012)


the happiest day of my life. REC dikenal sebagai film zombie asal Spanyol yang menggunakan tehnik found footage. Setelah di tahun 2009 hadir [Rec] ², dalam jangka tiga tahun hadirlah [REC]³ Génesis. Sebenernya film ketiga yang disutradarai oleh Paco Plaza ini, bukanlah sebuah sekuel. Tetapi kisah dalam [REC]³ ini sebenarnya, menjadi jembatan diantara kisah antara REC dengan [Rec] ². Mengetahui konsep dari kedua film sebelumnya, saya sudah berharap film ini akan hadir sama menegangkan dan serunya. Tapi ternyata tidak.Film ini menceritakan, tentang seorang wanita bernama Clara (Leticia Dolera) yang akan melangsungkan pernikahan bersama pujaan hatinya bernama Koldo (Ismael Martinez). Namun keadaan yang tadinya berlangsung menyenangkan dan terasa penting bagi Clara dan Koldo berubah menjadi kelam.Paman dari Koldo yang memiliki luka akibat gigitan seekor anjing, menjadi kejam dan brutal. Tidak hanya sang paman, tapi beberapa orang yang membantu terlaksananya pesta tersebut mengalami hal yang sama. Dapatkah Clara dan Koldo keluar dari tempat tersebut atau mereka berdiam dalam tempat tersebut? Atau mereka akan menjadi sama, seperti yang lain? Untuk mendapatkan jawabannya, mungkin anda harus menyaksikan film ini.

Paco berhasil mendirect kedua film sebelumnya, namun kali ini ada yang terasa berbeda yaitu pada teknik pengambilan gambar yang digunakannya di film ini. Dibeberapa menit awal, sebelum credit title film ini masih menggunakan found footage namun setelah itu semua ekspetasi berubah, Paco menggunakan format gambar biasa, seperti format gambar pada film umumnya.Di film ketiga ini lebih banyak unsur dramanya, malah untuk unsur thrillnya pun tidak terlalu banyak saya rasa. Tidak hanya itu di [REC]³ Génesis, disisipkan pula unsur komedi / sesuatu yang terasa konyol dan ini bukan unsur yang umumnya ada di sebuah film yang thrilling. Beberapa adegan di film ini terasa terlalu didramatisir dan membuat kita yang menyaksikannya, malah bukannya deg - degan tapi malah gregetan.

Trailer mungkin jauh lebih keren dibandingkan 'isi' sebenarnya. Tapi nyatanya film ini  tetap membuat saya terhibur karena cerita yang ada, dapat tertutupi oleh adegan - adegan berbalut special effect yang akan membuat anda tercengang ketika anda menyaksikannya. Kalau dilihat dari pertama, kedua lalu ke film ketiga ini inilah film yang terburuk, namun tidak ada salahnya untuk anda yang telah menyaksikan kedua film sebelumnya, menyaksikan film ini sebelum [REC] Apocalypse rilis.

Cast : Leticia Dolera, Javier Botet, Diego Martin, Ismael Martinez
Director : Paco Plaza

Rating :
3/5

Movie Still :













Komentar

  1. Wah keren nic kayaknya tapi dibioskop deket gw nggak ada sich... Hehe....

    BalasHapus
  2. Hoho, ditunggu aja home videonya :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...