Langsung ke konten utama

Review : The Change Up (2011)


Don't back that thing up into me. - Mitch Planko Bertukar kepribadian dalam dunia kenyataan mungkin gak pernah / jarang didengar. Tapi di film Hollywood, hal ini sudah sering dijadikan bahan cerita untuk beberapa film drama-comedy. Sebut saja Freaky Friday yang dibintangi oleh Jamie Lee Curtis dan Lindsay Lohan. Di film ini, diceritakan Anna Coleman (Lindsay Lohan) yang bertukar kepribadian dengan sang ibu Tess Coleman (Jamie Lee Curtis). Tapi sudahlah lupakan Freaky Friday dan sekarang saatnya kita membicarakan The Change-Up. The Change Up, film komedi drama terbaru yang dimana Jason Bateman dan Ryan Reynolds menjadi peran utama. Mungkin ini film komedi kedua untuk Bateman ditahun ini, setelah sebelumnya ia membintangi Horrible Bosses bersama Jason Sudekis dan Jennifer Anniston. Sedangkan Reynolds, inilah film terbarunya setelah ia memerankan si superhero hijau, yang mana ia juga dipasangkan bersama si cantik Blake Lively.

The Change-Up tidak hanya dibintangi oleh Jason Bateman dan Ryan Reynolds, tapi masih ada Leslie Mann, Alan Arkin dan juga Olivia Wilde. Dan sutradara yang menangani film ini adalah David Dobkin. Dobkin sebelumnya menyutradarai Fred Claus dan Wedding Crashers.

Diceritakan 2 orang teman Mitch Planko (Ryan Reynolds) dan Dave Lockwood (Jason Bateman), Dave dan Mitch memiliki profesi yang berbeda. Dave Lockwood adalah seorang arsitek yang bekerja untuk sebuah perusahaan, sedangkan Mitch merupakan aktor untuk light porno.Nah satu hari mereka pergi ke sebuah bar untuk minum. Dan dalam keadaan mabuk mereka pergi ke sebuah air mancur, disana mereka buang air kecil bersamaan.Dan tanpa sadar mereka masing - masing, mengeluarkan komen kalau menginginkan kehidupan yang berbeda. Dave menginginkan kehidupan yang dimiliki Mitch. Sedangkan Mitch ingin memiliki kehidupan dari Dave. Keesokan harinya ternyata mereka sudah berada di tempat yang berbeda. Jiwa Mitch sudah berada di tubuhnya Dave dan Dave berada di tubuh Mitch. Mereka begitu panik mengetahui ini, namun akankah mereka menemukan jalan untuk jiwa mereka kembali ke tubuh mereka masing - masing?

Film ini buat saya sangat jelek. Hampir tidak menyukai setiaap unsur yang coba dihadirkan kedalam film drama - comedy ini. Dari cerita sudah sangat standard, hampir memiliki kesamaan dengan beberapa film yang sudah ada. Akting Bateman biasa aja, gak ada sesuatu yang spesial. Reynolds, hmmm... gak penting di film ini. Olivia Wilde malah yang mungkin buat film ini jadi menarik. Walaupun tidak terlalu baik, Olivia jadi daya pikat. Ada beberapa scene yang menurut saya begitu garing dan membuat saya tidak ketawa, selain itu ada adegan - adegan yang menggunakan special effect namun begitu terlihat itu hasil dari 'kecanggihan komputer'. Paling suka ketika lagu Coldplay yang Every Teardrop Is Waterfall berkumandang dan dijadikan background music untuk scene-nya Reynolds.
Horrible Bosses film Bateman sebelumnya terlihat jauh lebih baik dibandingkan yang ini.

Cast : Jason Bateman, Ryan Reynolds, Olivia Wilde
Director : David Dobkin

Rating :
1.5/5


Movie Still :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...