Langsung ke konten utama

Review : Insidious (2011)


Dalton scares me when he gets up and walks around at night - Foster Lambert. Tahu film Paranormal Activity? Jika tahu film itu, pasti tahu sosok Oren Peli yang menyutradarai film tersebut. Oren Peli kini menjadi salah satu produser untuk sebuah film horor berjudul Insidious. Film ini disutradarai oleh James Wan, seorang sutradara asal Malaysia, yang sebelumnya sukses menyutradarai seri pertama SAW. Insidious memiliki cast yang pastinya beberapa diantara mereka sudah anda kenal sebelumnya,diantaranya : Patrick Wilson, Rose Byrne dan Ty Simpkins.

Cerita dari film ini menurut saya terlalu sederhana dan lebih mirip dengan film - film yang telah hadir di layar lebar sebelumnya. Diceritakan sepasang suami istri Josh (Patrick Wilson) dan Renai Lambert (Rose Byrne) yang baru saja pindahan ke sebuah rumah bersama ketiga anaknya, Dalton (Ty Simpkins), Foster (Andrew Astor) dan Cali. Awalnya kepindahan mereka kerumah itu, berlangsung dengan baik. Semua terlihat dalam kondisi yang stabil. Namun dimalam berikutnya suatu insiden kecil terjadi pada Dalton. Dalton ketika itu naik ke atas loteng, loteng itu gelap sekali. Waktu melihat sebuah lampu, Dalton untuk menyalakannya. Namun naas baginya ketika menaiki anak tangga kayu, Dalton jatuh. Dalton langsung berteriak kesakitan, Josh dan Renaipun buru - buru naik ke atas loteng melihat keadaan Dalton. Dalton hanya menderita luka - luka kecil dan tidak begitu berbahaya. Namun di pagi berikutnya, Dalton ditemukan koma. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Dalton, sampai dokterpun tidak dapat menjelaskan apa yang menjadi penyebab Dalton koma.

Membaca review - review lain, ada yang mengatakan jelek namun ada yang mengatakan bagus. Diantara review para sesepuh di ImBlog, banyak yang menulis bahwa film ini pure horror klasik. Memang bisa dilihat dari ramuan James Wan, yang ingin mengembalikan ciri khas sebuah film Horror seperti sedia kala. Penyutradaraannya keren, baru sekali ini lihat karya James Wan. James di film ini menggunakan shot-shot yang pastinya membuat jantung anda deg-deg-an. Akting dari Patrick Wilson dan Rose Byrne, saya nilai baik. Chemistry diantara mereka sebagai suami istri pun, terlihat begitu klop. Ty Simpkins yang memerankan Dalton Lambert, ternyata memiliki akting yang juga baik. Saya baru menyadari kalau ia sebelumnya tampil bersama Crowe dan Banks di The Next Three Days. So, saya mau minta maaf kalau saya mau rate film ini dengan rate lumayan. Saya rate seperti itu, karena mungkin saya tidak terlalu memperdalami film bergenre Horror apalagi Horror Klasik seperti yang diusung film ini.

Cast : Patrick Wilson, Rose Byrne, Ty Simpkins
Director : James Wan

Rating :
3/5

Movie Still :











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...