Langsung ke konten utama

Review : Hanna (2011)


Marissa Wiegler, Come and find me - Hanna. Kick Ass menjadi salah satu film yang akhirnya membawa Chloe Grace Moretz terkenal akan perannya di film tersebut sebagai Hit Girl. Di film Kick Ass karakter Hit Girl diperlihatkan sebagai seorang anak perempuan, dalam setelan superhero yang berani melawan siapapun dan menggunakan senjata apapun. Namun lupakanlah sejenak karakter Hit Girl, kini beralilah ke karakter baru yang jauh lebih stunning dibandingkan Hit Girl bernama Hanna. Hanna diperankan oleh Saoirse Ronan. Sebelumnya Ronan dikenal akan perannya sebagai anak perempuan yang kalem dan harus mati mengenaskan di Lovely Bones, kini sepertinya ia ingin mencoba karakter yang sama sekali baru untuknya. Selain Ronan di film ini juga ada Eric Bana dan Cate Blanchett. Sutradara film ini sudah pasti anda akan mengenalnya, ia sebelumnya menyutradarai Atonement dan Pride & Prejudice. Yep dialah Joe Wright.

Hanna (Saoirse Ronan) seorang anak remaja wanita berumur 16 Tahun , yang tinggal di sebuah hutan bersalju di daerah pedalaman Finlandia. Hanna tinggal di hutan tersebut bersama sang ayah, Erik Heller (Eric Bana). Erik Heller adalah seorang mantan agen CIA yang telah hilang puluhan tahun. Erik melatih Hanna baik secara fisik hingga mentalnya. Hanna diberi bekal, untuk mampu melawan musuh tanpa menggunakn senjata, selain itu juga Hanna belajar untuk berbicara dalam berbagai bahasa. Semua itu dilakukan Erik, untuk mempersiapkan Hanna membunuh seorang agen CIA bernama Marissa Wiegler (Cate Blanchett).

Untuk menilai film ini, pertama saya ingin katakan kalau ini film action thriller yang keren. Karakter Hanna jauh berbeda dengan karakter Hit Girl. Ronan di film ini ia terlihat berbeda, aktingnya baik banget. Ronan juga terlihat begitu terampil menampilkan setiap adegan demi adegan yang menggunakan senjata, bahkan melakukan martial arts. Jadi untuk fansnya Ronan jangan lewatkan film ini. Oh iya saya mau jujur sebelumnya, saya belum pernah melihat penampilan Ronan baik itu di Lovely Bones bahkan di The Way Back. Kasiaan yah saya. huhuhu. Cate Blanchett yang biasanya memiliki karakter yang kalem di setiap filmnya, di film ini ia terlihat jauh lebih sadis dan dia pun bisa memerankan karakternya dengan sempurna. Untuk Eric Bana, sayang sekali porsi perannya di film ini begitu sedikit, jadi tidak terlalu terekspos. Tapi adegan martial arts yang dilakukannya di film ini, jadi mengingatkan saya akan setiap adegan yang dilakukan Jet Li di setiap filmnya. Joe Wright sebagai sutradara, mampu mengambil setiap shot begitu dengan indah dan berjalan sesuai tempo yang dibangun cerita dalam film ini.


Cast : Saoirse Ronan, Cate Blanchett, Eric Bana
Director : Joe Wright

Rating :
3.5/5

Movie Still :
























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...