Langsung ke konten utama

Review : Love And Other Drugs (2010)


I've never known anyone who actually believe that I was enough until I met you. And then you made me believe it too. - Jamie Randall.Apa jadinya jika seorang salesman obat, jatuh cinta terhadap seorang pasien dan menjadi teman untuk berhubungan sex? Dan yang terjadi malah sebuah cinta yang tulus dan ikhlas antara Jamie Randall dan Maggie Murdock yang diperankan Jake Gyllenhall dan Anne Hathaway. Love And The Other Drugs diangkat dari memoar yang ditulis oleh Jamie Reidy, berjudul "Hard Sell : The Evolution of Viagra". Sutradara yang menangani film ini adalah Edward Zwick, yang juga sebelumnya pernah menyutradarai Defiance dan The Last Samurai.

Menceritakan tentang seorang pria bernama Jamie Randall (Jake Gyllenhall), yang awalnya berprofesi sebagai seorang salesman electronic yang harus keluar dari pekerjaannya karena berhubungan sex dengan pacar bossnya. Akhirnya dia memutuskan untuk beralih profesi menjadi seorang seller obat untuk perusahaan Pfizer, atas rekomendasi sang adik Josh Randall (Josh Gad). Dan akhirnya Jamie menjalani profesi barunya tersebut dan mulai mempromosikan obat-obatan yang akan dijualnya dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain. Biasanya Jamie melakukan tebar pesona ketampanannya dengan berbagai wanita untuk mendapatkan hati dari wanita tersebut, namun kali ini ia tidak menjalankan strateginya tersebut ketika bertemu dengan seorang wanita bernama Maggie Murdock (Anne Hathaway). Maggie adalah seorang wanita yang menderita penyakit parkinson. Awalnya perkenalan Jamie dan Maggie agak berlangsung sulit, namun pada akhirnya Jamie berhasil menaklukan hati Maggie. Hari - hari mereka dipenuhi dengan kebiasaan mereka yaitu sex, sex dan sex. Tapi akankah cinta dan sayang Jamie terhadap Maggie akan berlangsung abadi , sementara keadaan Maggie akan terus makin memburuk akibat penyakit yang dideritanya?

Sebenarnya Jake dan Anne sebelumnya sudah pernah bermain di satu film yang sama yaitu Brokeback Mountain, dan menurut saya Jake dan Anne pun ketika dipasangkan di film ini memiliki suatu chemistry yang kuat dan akan mengira bahwa mereka beneran memiliki hubungan diluar proyek film ini. Untuk Jake dan Anne memang sudah tidak perlu lagi diragukan kembali untuk kualitas aktingnya, disetiap filmnya Jake dan Anne selalu totalitas untuk memerankan dengan baik peran yang diberikan. Atas peran mereka yang begitu baik di film ini, HFPA waktu itu sempat menominasikan mereka untuk 68th Golden Globes kemarin. Untuk dari segi cerita atau film sebenernya film ini sudah bagus dari segi cerita dari awalnya namun pada akhirnya sempat menjenuhkan. Namun overall film ini tidak hanya sebuah film yang ordinary rom - com tapi juga ada sesuatu yang membuat anda juga akan menyukainya dan mencintai film ini. Untuk penyutradaraan mungkin anda akan meragukan Edward Zwick, memang sebelumnya Edward lebih banyak menyuutradarai film - film yang berbau action namun saya rasa dia juga sangat baik dapat menyutradarai film ini sehingga pesan yang dihadirkan pun sampai kepada penontonnya termasuk saya. Happy Watching !!

Cast: Anne Hathaway, Jake Gyllenhall, Josh Gad
Director : Edward Zwick

Rating :
3.5/5

Movie Still :













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...