Langsung ke konten utama

Review : Life As We Know It (2010)


They love Sophie more than anything in they entire world, and out of everyone, Messer, they picked us - Holly. Awalnya teman jadi pacaran itu kayaknya sudah jadi realita dimana - mana. Namun kalau 2 orang teman karena disuruh merawat seorang bayi malah membuat mereka jatuh ke dalam hubungan yang lebih spesial, mungkin ini adalah sesuatu yang berbeda. Life As We Know It inilah judul film yang mempertemukan Katherine Heigl dan Josh Duhamel menjadi perawat bayi. Katherine juga menjadi Executive Producer untuk film yang diproduksi oleh Warner Brothers ini. Untuk naskah ditulis oleh Ian Dietchman dan Kristin Rusk Robinson. Sedangkan sutradara yang dengan baik mendirect film ini adalah Greg Berlanti, seorang pria yang juga pernah menyutradarai film yang bergenre sama namun dengan rasa yang berbeda, The Broken Hearts Club.

Holly (Katherine Heigl) dan Messer (Josh Duhamel) adalah sahabat karib dari Peter (Hayes McArthur) dan Alison (Christina Hendricks). Peter dan Alison berniat sekali untuk menjodohkan mereka berdua, namun sepertinya karena ketidakcocokan diantara Holly dan Messer yang membuat perjodohan yang digagas Peter dan Alison pun tidak berbuah manis. Suatu Hari Peter dan Alison diberitakan meninggal dunia akibat kecelakaan, Holly dan Messer sebagai teman baik merasa kaget dan sedih mendengar berita yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Holly begitu khawatir dengan keadaan Sophie, siapa yang akan merawatnya kelak setelah ayah dan ibunya tiada. Pengacara dari Peter dan Alison datang menemui Holly dan Messer, ia mengatakan bahwa ternyata sebelum mereka meninggal, mereka telah buat kesepakatan kalau semisalnya mereka meninggal hak asuh Sophie diberikan kepada mereka berdua. Di saat itu juga mereka kaget, karena mereka harus merawat seorang anak di sebuah rumah dan tinggal bersama tanpa adanya hubungan / ikatan apapun. Setelah berapa lama mereka merawat Sophie, ternyata mereka malah bertambah menjadi dekat dan menyenangi satu sama lain.

Life As We Know It sebenarnya tidak jauh berbeda dengan film - film bergenre sama, namun sepertinya Katherine Heigl ingin memberikan bumbu yang berbeda. Heigl beberapa tahun ini memang lebih terkenal sebagai aktris yang rajin bermain di film bergenre RomCom seperti The Ugly Truth bersama Gerard Butler atau Killers bersama Ashton Kutcher. Akting Heigl di film ini saya nilai berbeda dengan beberapa film sebelumnya, disini ia begitu dengan baik dapat menghayati karakter Holly. Untuk Josh Duhamel sepertinya ini film RomCom-nya yang kedua setelah sebelumnya berduet di dunia cinta Fontana de Amore, di film When In Rome bersama Kristen Bell yang jauh lebih buruk dibandingkan film ini. Buat yang sedang berpacaran film ini cocok sekali untuk ditonton berdua, karena film ini mengajarkan bahwa suatu hubungan memang berarti . Happy Watching !!

Cast : Katherine Heigl, Josh Duhamel, Hayes McArthur
Director : Greg Berlanti

Rating ;
3/5

Movie Still :













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...