Langsung ke konten utama

Review : Unstoppable (2010)


This is Will Coalson your conductor speaking, we are gonna run this bitch down.-Will. Awalnya nonton film ini pesimis, karena pertama film ini disutradrai oleh Tony Scott dan kedua tema yang diambil adalah tentang kereta api. Saya pesimis awalnya, karena film Tony Scott sebelumnya, Taking Of Pelham 1 2 3 berhasil buat saya boring dan mengantuk. Tapi ternyata setelah menontonnya bisa saya bilang kalau film ini lumayan bagus dan berbeda dengan Taking Of Pelham 1 2 3. Film ini dibintangi oleh Denzel Washington yang sebelumnya sudah bekerjasama dengan Tony di beberapa filmnya, seperti Man On Fire dan Taking Of Pelham 1 2 3. Selain Denzel, The Unstoppable juga dibintangi oleh Chris Pine, Rosario Dawson dan Kevin Dunn.

Unstoppable menceritakan tentang seorang masinis yang telah berpengalaman Frank Barnes (Denzel Wahsington) mendapatkan seorang partner bernama Will Coalson (Chris Pine), ia adalah Konduktor kereta api yang baru menyelesaikan pelatihan. Awalnya ia sangat kesal akan kehadiran Will, karena menurutnya kedatangan orang - orang muda seperti Will dapat mempercepat masa pensiunnya. Mereka berdua ditugaskan untuk menjadi masinis dan kondektur untuk kereta 1206. Di tempat lain seorang masinis bernama Dewey (Ethan Suplee) membuat kecerobohan, kereta yang ingin dipindahkannya ditinggalkan karena inginnya ia untuk mengganti jalur. Sesuatu yang tidak diinginkan pun akhirnya terjadi, kereta yang tadi ingin dipindahkan Dewey / kereta 777, melaju dengan cepat dan makin cepat, dan tidak hanya itu ternyata rem yang dimiliki kereta tersebut ternyata putus. Ketegangan mulai terasa, saat kereta 777 berada di satu jalur dengan kereta yang membawa anak - anak sd yang sedang mengadakan field trip, namun ternyata akhirnya Ned (Lew Temple) berhasil memindahkan jalur, alhasil anak - anak itupun selamat. Ketegangan tidak hanya sampai disitu, kereta 1206 yang berisi Frank dan Will pun ternyata berada di jalur yang sama, dan ternyata mereka juga ditugaskan untuk dapat memberhentikan kereta 777 atas perintah Connie Hooper (Rosario Dawson).

Sebenarnya film Unstoppable memiliki cerita yang begitu biasa, namun ternyata Tony Scott dapat meramu dengan baik film ini, sehingga film ini pun tidak terkesan biasa. Untuk dari segi alur, film ini memiliki alur yang rendah kemudian memiliki klimaks di akhir. Tidak salah kalau banyak orang bilang kalau Unstoppable menegangkan, karena memang adegan demi adegan yang dihadirkan oleh Tony pun dapat membuat jantung berdegup dengan kencang. Terakhir pesan dari saya, sayang sekali jika anda melewatkan film yang menjadi bentuk per-"minta maaf"an Tony Scott ini, karena film ini memang beda dan jauh lebih keren dari Taking Of Pelham 1 2 3.


Cast: Denzel Washington, Chris Pine, Rosario Dawson
Director : Tony Scott

Rating :
3.5 / 5


Movie Still :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...