Langsung ke konten utama

Review : Bangkok Traffic Love Story (2009)


Film Thailand bergenre rom - com, yang baru pertama gw kali nonton. Padahal nih film udah jadi waiting list gw sejak lama untuk ditonton, tapi baru sempet sekarang untuk menontonnya. Untuk Thailand mungkin lebih terkenal untuk film - film bergenre horrornya seperti Shutter, Alone, 4BIA, Body #D, Still dan masih banyak lagi. Tapi ternyata film yang disutradarai oleh Adisorn Trisirikasem ini, menarik hati gw untuk menyukainya. Bercerita tentang seorang wanita bernama Mei Li (Sirin Horwang) , berumur 30 tahun yang berjuang untuk menemukan kekasih abadinya. Akhirnya di atas sebuah kereta di pagi hari, ia bertemu dengan seorang insinyur kereta (Lung - Theeradej Wongpuapan), yang ia anggap pantas untuk menjadi pendamping hidupnya. Banyak sekali halangan dan rintangan yang harus dilewati Mei Li, seperti Plern (Unsumalin Sirasakpatharamaetha) sang sahabat yang juga ternyata menyukai Lung. Hingga foto - foto Lung dengan sang mantan yang belum diketahui oleh Mei Li sebelumnya. Namun itu semua tidak memperhambat langkahnya untuk bersama dengan Lung.

Kisah komedi romantis, yang mudah untuk dimengerti dan adegan - adegan yang dihadirkan pun mudah ditebak oleh kita. Tapi alur yang naik - turun membuat kita, terbawa emosinya oleh film ini. Film yang pantas ditonton berkali - kali dan tidak mudah untuk terlupakan. Film ini sebenarnya sekaligus pemanasan sebagai saya sebelum menyaksikan Hello Stranger, yang juga diproduksi oleh rumah produksi yang sama (Gmm Tai Hub).

Cast : Sirin Horwang, Theeradej Wongpuapan, Unsumalin Sirasakpatharamaetha
Director : Adisorn Trisirikasem

Rating : 3.5 /5

Movie Still :

Komentar

  1. haa film ini ternyata muncul juga di blok lo, nael!

    keren abis nih film
    bikin gue ngakak
    ekspresinya itu loh
    hahahah

    hayoo selanjutnya 3 idiots juga dimasukin donk

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review : Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia

Muhammad Tulus Rusydi atau yang lebih kenal dengan nama Tulus, sudah merilis tiga buah album yang selalu laku di pasaran : Tulus (Self Titled), Gajah dan yang terakhir Monokrom. Di album Monokrom, Tulus menyanyikan satu buah lagu yang berjudul Manusia Kuat. Manusia Kuat merupakan salah satu lagu yang menghentak, memberi inspirasi dan semangat kepada setiap orang bahwa kitalah manusia kuat. Bisa dibilang kalau lagu ini adalah salah satu lagu favorit gue selain Pamit, Langit Abu-Abu, dan Lekas. Gue disini sebenernya gak mau bahas album / lagu-lagu Tulus lebih dalam, Guys. Sebenernya gue mau cerita tentang Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia. Pameran Fotografi ini digelar langsung oleh Tulus bersama Adhitya Himawan. Pameran Manusia Kuat : Potret Manusia Indonesia sudah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei - 5 Juni 2017 lalu di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang. Nah, lewat pameran ini Tulus memperkenalkan beberapa orang Indonesia yang diakui olehnya sebagai manusia kuat. Beberapa orang ya...

Review : Seven Psychopaths (2012)

Fuck the cops! Fuck them! No fucking cops! – Hans . Writer’s block istilah yang digunakan, untuk menunjukan keadaan seorang penulis yang kehabisan ide dalam melanjutkan karya tulisan miliknya. Hal itu yang kini dialami oleh Marty ( Colin Farell ), seorang penulis skrip film yang sedang bingung bagaimana mengembangkan ceritanya.   Billy ( Sam Rockwell ) teman baiknya berniat untuk membantu, untuk menyelesaikan skrip miliknya yang berjudul ; Seven Psychopaths. Konflik dimulai ketika Billy yang dikenal sebagai pencuri anjing, mencuri shih tzu milik seorang psikopat terkenal; Charlie ( Woody Harellson ). Selamatkah nyawa Billy? Bagaimana nasib skrip Marty? Mungkin jawaban dari pertanyaan itu semua, bisa anda temukan ketika   menyaksikan film ini.

Review : People Like Us (2012)

It means that the outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”), mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.   Apalagi   kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat.   Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria muda bernama Sam ( Chris Pine ).   Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi meninggal dunia. Ditemani Hannah ( Olivia Wilde ) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry ( Dean Chekvala ), tidak hanya pergi begitu saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara perempuan yang sama sekali belum ia pern...